Surabaya (ANTARA) - Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan pemotongan dan penyaluran hewan kurban yang yayasan sosial dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Asep Heri dalam keterangannya di Surabaya, Kamis memberikan pesan mendalam mengenai ibadah kurban.
"Momen Idul Adha ini bukan sekedar hari raya, melainkan pengingat bagi kita semua untuk meneladani keikhlasan Nabi Ismail AS," katanya.
Ia mengatakan, semangat pengorbanan dan kepedulian sosial ini harus terus dihidupkan, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam memberikan pelayanan terbaik yang profesional dan terpercaya kepada masyarakat.
Ia menekankan pentingnya merefleksikan kembali kisah keteladanan Nabi Ismail AS, khususnya dalam hal ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan yang tulus kepada Allah SWT.
"Nilai-nilai inilah yang diharapkan dapat diinternalisasi oleh seluruh jajaran pegawai dalam menjalankan tugas melayani masyarakat," katanya.
Sebagai wujud nyata dari kepedulian sosial dan semangat berbagi tersebut, Kanwil BPN Jatim mendistribusikan hewan kurban ke berbagai pihak yang membutuhkan.
Paket-paket hewan kurban ini disalurkan secara luas ke berbagai yayasan sosial, termasuk pondok pesantren, masjid, mushola, serta beberapa yayasan nasional lainnya yang tersebar di wilayah sekitar.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mempererat tali silaturahmi, berbagi kebahagiaan, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat yang berhak menerima," ujarnya.
Acara perayaan Idul Adha ini turut dihadiri oleh Ketua Pengwil Ikatan Pengurus Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Jawa Timur, kepala bagian tata usaha, kepala bidang, kepala kantor pertanahan, Ikawati Jawa Timur, perwakilan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jatim, serta jajaran staf Kantor Wilayah BPN Jawa Timur.
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.