Malang Raya (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur menyiapkan desain pengembangan pariwisata dengan fokus pada upaya pengintegrasian antara kawasan destinasi wisata dengan kampung tematik.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis, mengatakan, konsep tersebut guna memperkaya opsi pilihan tujuan wisata yang akan memberikan dampak terhadap pemaksimalan potensi di masing-masing lokasi.
"Kami sudah ada skenarionya untuk mengembangkan wisata sehingga keunggulan yang ada di masing-masing tempat bisa dilihat secara keseluruhan, tidak hanya di satu tempat saja," kata Wahyu.
Dia menjelaskan di Kota Malang sebenarnya terdapat banyak tempat memiliki potensi wisata, tetapi belum dimaksimalkan keseluruhan.
Ia mencontohkan wisatawan yang datang ke kota itu dikatakannya begitu mengenali Kayutangan Heritage tetapi masih belum begitu mengenal area Pasar Splendid, padahal dua lokasi tersebut saling berdekatan.
Kemudian, skema pengintegrasian ini juga akan mencakup pengembangan kampung-kampung tematik dengan menitikberatkan pada pengenalan keunggulan maupun ciri khas yang dimiliki masing-masing tempat.
Berdasarkan data dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) setempat menyebutkan jumlah kampung tematik di wilayah setempat berjumlah 23 lokasi tapi yang aktif hanya sekitar 10 lokasi.
"Kami kembangkan untuk dijadikan satu, termasuk tempat yang sebenarnya unggulan karena belum dimanfaatkan dengan baik," ucapnya.
Pemkot Malang kini masih mengkaji skema pengembangan yang telah disiapkan secara internal dan berencana akan melakukan pembahasan bersama perguruan tinggi.
"Kalau investornya ada beberapa yang datang ke saya, ada tiga tapi konsepnya harus dimatangkan terlebih dahulu. Terus kami sudah mengajukan untuk mendapatkan bantuan dari bank dunia karena ada (program) untuk pengelolaan satu kawasan heritage," ucap dia.
Pemerintah daerah setempat optimistis jika rencana pengembangan dapat terealisasi sebagaimana skema awal, maka pariwisata di Kota Malang akan lebih luas dikenal oleh masyarakat.
Pemkot Malang mematok target 3,4 kunjungan wisata pada 2026, hingga triwulan pertama tahun ini realisasi dari angka yang dicanangkan sebanyak 807.160 orang, terdiri dari 797.365 wisatawan nusantara dan 9.766 merupakan wisatawan mancanegara.
Pewarta: Ananto PradanaEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.