Situbondo (ANTARA) - Pabrik Gula (PG) Assembagoes Situbondo, Jawa Timur, menargetkan giling tebu tahun 2026 mencapai 540.670 ton dari luas tanaman tebu rakyat maupun milik KSO PT Perkebunan Nusantara sebanyak 6.681 hektare di wilayah itu.
General Manajer PG Assembagoes Situbondo, Mulyono mengaku optimistis target giling tebu tahun ini 540.670 ton dengan target produksi gula pasir 39.365 ton bisa tercapai karena dukungan dari Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR), driver truk tebu dan seluruh karyawan dan pemangku kepentingan lainnya.
"Alhamdulillah giling tebu tahun 2026 dimulai hari ini, dan harapan kami selama giling beberapa bulan ke depan diberi kemudahan dan keselamatan serta membawa berkah bagi petani," ujar dia usai peresmian giling tebu 2026 di kawasan operasional PG Assembagoes, Situbondo, Kamis.
Mulyono merinci, dari luas tanaman tebu 6.681 hektare itu, 684 hektare di antaranya tebu milik KSO PT Perkebunan Nusantara (TS SGN-KSO PTPN), sedangkan 5.982 hektare lainnya merupakan tebu rakyat atau tanaman tebu milik petani di wilayah PG Assembagoes.
Jauh sebelum giling tebu tahun ini dimulai, lanjut dia, PG Assembagoes telah menjalani berbagai tahapan uji kelaikan untuk memastikan pabrik gula yang dikelola oleh PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) itu beroperasi optimal.
"Kami dari PG Assembagoes mempersiapkan dua sisi, yakn on-farm dan off-farm. Untuk off-farm sudah dipersiapkan jauh sebelumnya, dan hasil penilaian dari tim pabrik gula ini siap beroperasi giling tebu, sedang dari bahan baku (on-farm) bisa kita lihat bersama antusiasme dari petani tebu," kata Mulyono.
Sementara itu, Regional Head II PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Wayan Mei Purwono yang hadir langsung pada hari pertama giling tebu di PG Assembagoes, menyampaikan PG Assembagoes diharapkan pada musim giling tebu tahun 2026 dapat meningkatkan produksi gula pasir untuk mendukung swasembada gula, khususnya peningkatan rendemen tebu atau persentase kadar kandungan gula dalam batang tebu.
"Terutama rendemen bisa ditingkatkan menjadi di atas 7 persen karena cuaca untuk meningkatkan rendemen pada musim giling tahun ini menurut kami sangat mendukung," katanya.
Dari pantauan, dimulainya giling tebu ini ditandai dengan pelepasan 19 ekor merpati oleh GM PG Assembagoes dan jajaran Direksi PT SGN Regional II serta perwakilan APTR setempat.
Pewarta: Novi HusdinariyantoEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.