Penggunaan daun jati dan besek ini merupakan bagian dari gerakan go green

Surabaya (ANTARA) - Komunitas Media Pengadilan dan Kejaksaan (KOMPAK) membagikan sebanyak 1.000 paket daging kurban menggunakan pembungkus ramah lingkungan berupa daun jati dan besek bambu pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah.

Ketua Umum KOMPAK, Budi Mulyono, di Surabaya, mengatakan penggunaan kemasan alami tersebut menjadi hal berbeda dalam pelaksanaan kurban tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang masih menggunakan plastik.

“Penggunaan daun jati dan besek ini merupakan bagian dari gerakan go green yang kami dorong sekaligus bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” kata Budi di Surabaya, Kamis.

Selain untuk mengurangi limbah plastik, penggunaan kemasan alami juga dilakukan sebagai respons terhadap terbatasnya pasokan plastik yang terjadi akibat dampak konflik di kawasan Timur Tengah.

Budi mengakui pihaknya sempat mengalami kendala dalam memenuhi kebutuhan daun jati untuk pengemasan daging kurban. 

Namun, kebutuhan tersebut akhirnya dapat terpenuhi setelah mendatangkan pasokan daun jati dari Kabupaten Jember ke Surabaya.

“Alhamdulillah, stok daun jati akhirnya tersedia sehingga proses distribusi daging kurban tetap berjalan lancar,” katanya.

Pada Idul Adha tahun ini, KOMPAK menyembelih tiga ekor sapi dan dua ekor kambing yang berasal dari partisipasi anggota komunitas.

Sementara itu, Juru Sembelih Halal (Juleha) Jawa Timur Muhammad Maftuchin memastikan proses penyembelihan hewan kurban berlangsung lancar tanpa hambatan berarti.

Menurut dia, kondisi hewan kurban yang tenang sangat membantu proses penyembelihan sehingga pelaksanaan kurban dapat berjalan lebih cepat dan aman.

Momentum Idul Adha juga dimanfaatkan komunitas tersebut untuk berbagi kebahagiaan kepada warga melalui penyaluran daging kurban secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
 



Pewarta: Faizal Falakki
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026