Pacitan, Jawa Timur (ANTARA) - Sejumlah alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan pendampingan kepada peternak ayam pedaging (broiler) di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, guna mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas peternakan rakyat.

Kegiatan yang berlangsung di Kandang KGM Broiler, Desa Sidoharjo, Pacitan, Jatim, Jumat, tersebut difokuskan pada penguatan manajemen pemeliharaan dan pengendalian hama di kandang sistem closed house, yang dinilai berpengaruh terhadap performa ayam dan hasil produksi peternak.

Dalam kegiatan itu, tiga alumni UGM Rizky Aurell Fernanda, Ardian Mulya Pangestu, dan Syarif Hidayat yang tergabung dalam komunitas Punk Vet menggelar diskusi bersama peternak terkait penanganan hama seperti gurem, lalat, tikus, nyamuk, hingga gangguan lain yang dapat menurunkan produktivitas ternak.

"Kegiatan ini kami lakukan dengan maksud mengenalkan manajemen pengendalian hama di kandang closed house broiler agar lebih efektif dan efisien," kata salah satu anggota Komunitas Punk Vet, Rizky Auerel Fernanda.

Ia mengatakan pendampingan tersebut juga diarahkan untuk membantu peternak menerapkan pola budi daya, yang lebih efektif, sehingga dapat menekan risiko kerugian produksi dan memperkuat ekonomi berbasis peternakan rakyat.

Ardian menambahkan kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang berbagi pengetahuan bagi peternak untuk mengikuti perkembangan teknik pemeliharaan ayam broiler yang terus berkembang.

Menurutnya, pengendalian hama yang tepat dapat membantu menjaga performa ayam sehingga berdampak pada stabilitas hasil panen dan pendapatan peternak.

Sementara itu, Syarif Hidayat menyebut penguatan manajemen kesehatan hewan menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan produktivitas usaha peternakan.

Kegiatan pendampingan tersebut didukung PT Issu Medika Veterindo dan PT SHS International serta diikuti peternak broiler di wilayah Pacitan.

Salah satu peternak peserta mengaku kegiatan tersebut memberi tambahan wawasan dan diharapkan dapat mendukung praktik budidaya yang lebih baik di masa mendatang.



Pewarta: Destyan H Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026