Ponorogo, Jawa Timur (ANTARA) - Aktivitas jual beli ternak di Pasar Hewan Jetis, Ponorogo, Jawa Timur meningkat sepekan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, seiring melonjaknya permintaan hewan kurban, terutama sapi.
Pedagang ternak asal Trenggalek, Ahmad Saiful Wahid, Minggu mengatakan, transaksi penjualan sapi tahun ini mengalami peningkatan dibanding musim kurban tahun sebelumnya.
“Pembeli sapi sekarang lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya,” katanya.
Ia mengaku tiga ekor sapi yang dibawanya ke Pasar Hewan Jetis langsung habis terjual pada hari yang sama.
Menurut Ahmad, pada Idul Adha tahun lalu dirinya menjual sekitar 50 ekor sapi, sedangkan tahun ini penjualan sudah mencapai sekitar 60 ekor meski hari raya belum tiba.
Meningkatnya daya beli masyarakat membuat kelompok arisan maupun organisasi lebih memilih sapi sebagai hewan kurban bersama.
Harga sapi pun mengalami kenaikan antara Rp3 juta hingga Rp4 juta dibanding sebulan sebelumnya.
Saat ini sapi berbobot sekitar 500 kilogram dijual hingga Rp29 juta per ekor, sedangkan sapi ukuran sedang dibanderol Rp23 juta hingga Rp25 juta.
“Kenaikan harga diperkirakan masih terjadi mendekati Idul Adha,” ujarnya.
Sementara itu, kondisi berbeda terjadi pada penjualan kambing yang justru mengalami penurunan permintaan.
Pedagang kambing asal Kecamatan Sawoo, Sukrianto, mengatakan melimpahnya stok kambing dari dalam maupun luar daerah membuat penjualan tidak seramai sapi.
“Stok kambing melimpah sehingga banyak yang belum terjual,” katanya.
Pewarta: Destyan H. SujarwokoEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.