Blitar (ANTARA) - Perum Jasa Tirta I melakukan flushing atau pembersihan sedimen di Bendungan Wlingi dan Bendungan Lodoyo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya untuk mendukung ketahanan pangan dan energi nasional.
Kepala Sub Divisi PSDA Brantas 1 Perum Jasa Tirta I Arief Satria Marsudi, dalam keterangan yang diterima di Blitar, Sabtu mengemukakan langkah pemeliharaan ini dilakukan untuk menjaga keandalan infrastruktur sumber daya air.
"Flushing ini dilakukan untuk menjamin keberlangsungan fungsi waduk, keberlanjutan pembangkitan listrik di PLTA Wlingi, PLTA Lodoyo dan PLTM Lodagung, serta kelancaran pasokan air daerah irigasi Lodagung," kata Arief.
Pelaksanaan flushing tersebut, kata dia, dijadwalkan pada 18- 23 Mei 2026 di dua bendungan tersebut. Pihaknya telah koordinasi dengan berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah sebelum pelaksanaan flushing.
Selain itu, koordinasi khusus juga dilakukan dengan perwakilan Himpunan Petani Pengguna Air (HIPPA) di wilayah Blitar dan Tulungagung untuk membahas manajemen tata air irigasi selama masa ushing.
"Melalui koordinasi intensif bersama masyarakat dan pemangku kebijakan terkait, kami ingin memastikan bahwa seluruh kebutuhan tata air masyarakat telah terakomodasi dengan baik dalam skenario operasional kami,” kata dia.
Ia menambahkan, selama periode ushing berlangsung, akan terjadi peningkatan debit dan kekeruhan air terutama pada ruas hilir Bendungan Wlingi dan Lodoyo. Kedua akses lintas di kedua bendungan tersebut akan ditutup sementara.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat di wilayah Blitar, Tulungagung dan Kediri untuk menghindari aktivitas di sekitar aliran Sungai Brantas karena derasnya aliran air saat pelaksanaan flushing
”Kami imbau warga juga meningkatkan kewaspadaan guna menjaga keselamatan bersama selama kegiatan ushing berlangsung,” kata Arief.
Pewarta: Asmaul ChusnaEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.