Madura Raya (ANTARA) - Ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur saat ini tengah dalam proses graduasi karena dinilai telah memiliki kemampuan secara ekonomi dan tidak lagi memenuhi kriteria sebagai penerima.
"Total jumlah KPM yang saat ini sedang proses graduasi ada 330," kata Ketua Tim Pendamping PKH Kabupaten Pamekasan Lukman Hakim di Pamekasan, Rabu.
Graduasi merupakan proses keluarnya KPM dari kepesertaan Program Keluarga Harapan (PKH) karena dinilai sudah mandiri secara ekonomi atau tidak lagi memenuhi kriteria sebagai penerima.
Ini menandakan KPM tersebut telah "naik kelas" dan dianggap mampu memenuhi kebutuhan tanpa bantuan sosial.
"Ke-330 KPM yang dalam proses graduasi ini terdiri atas 300 KPM melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE), sedangkan 30 lainnya melalui jalur graduasi mandiri," kata Lukman.
Menurut dia, keberhasilan PKH dalam mewujudkan keluarga mandiri itu tidak lepas dari berbagai upaya dan pembinaan yang dilakukan oleh tim pendamping.
Di antaranya rutin melakukan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) hingga pendekatan secara personal.
"Tim pendamping PKH kami gerakkan agar turun secara langsung kepada KPM untuk memberikan arahan akan pentingnya hidup mandiri, dan program tersebut bukan untuk selamanya, akan tetapi hanya bersifat sementara," katanya.
Lukman lebih lanjut menjelaskan, berkat pendampingan rutin dan upaya serius para petugas di lapangan, maka sebagian KPM sadar, sehingga dengan rela mengundurkan diri atau mundur secara mandiri.
"Target graduasi yang ditetapkan pemerintah adalah 1.500 orang per tahun dan data graduasi sebanyak 330 KPM ini baru pada triwulan pertama 2026," katanya.
Ketua Tim Pendamping PKH Kabupaten Pamekasan Lukman Hakim lebih lanjut menjelaskan, saat ini jumlah peserta PKH sebanyak 39 ribu KPM dengan jumlah tugas pendamping sebanyak 196 orang.
"Bagi kami ini berat. Tapi kami akan terus berupaya maksimal agar graduasi bisa sesuai target, karena bagi kami graduasi bukan tantangan, melainkan keberhasilan," katanya.
Sebelumnya, pada 2025 penerima bantuan Program Keluarga Harapan di Kabupaten Pamekasan yang graduasi sebanyak 2.326 KPM, tersebar di 13 kecamatan se-Kabupaten Pamekasan.
PKH merupakan salah satu program bantuan sosial yang dicanangkan pemerintah dalam rangka membantu masyarakat mengentas kemiskinan dan meningkatkan perekonomian.
Pewarta: Abd AzizEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.