Ponorogo, Jawa Timur (ANTARA) - Dua petugas pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur mengalami luka-luka terdampak ledakan yang terjadi saat keduanya bersama tim damkar lain berupaya memadamkan api yang melalap bengkel alat berat di Kecamatan Balong, Rabu dini hari.

Kapolsek Balong AKP Triyono mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di bengkel milik Slamet Supriadi yang sehari-hari digunakan sebagai tempat servis alat berat sekaligus penyimpanan oli bekas dan solar.

“Di lokasi terdapat sejumlah tong berisi oli dan solar sehingga api cepat membesar,” kata Triyono.

Polisi, kata dia, masih mendalami dugaan adanya penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) di lokasi kejadian.

Indikasi ini mencuat karena sempat terjadi beberapa ledakan dari area bengkel yang terbakar dan diyakini berasal dari tong berisi BBM solar/oli bekas.

Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk mengungkap penyebab kebakaran.

“Masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut terkait indikasi penimbunan BBM,” ujarnya.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian setelah petugas damkar dibantu personel kepolisian, TNI dan warga melakukan pemadaman.

Akibat kejadian itu, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.

Sementara itu, Kabid Damkar dan Penyelamatan Ponorogo Bambang Supeno mengatakan dua petugas damkar mengalami luka saat bertugas memadamkan api dan kini menjalani perawatan di RSUD dr Harjono Ponorogo.

“Ada dua anggota kami yang terluka saat proses pemadaman,” katanya.

Ia menjelaskan, petugas sempat mengalami kesulitan karena banyaknya material mudah terbakar di dalam bangunan, termasuk oli dan bahan bakar untuk alat berat.

“Diduga ada kabel listrik putus saat proses pemadaman berlangsung,” ujarnya.

Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkar Ponorogo mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.



Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026