Surabaya (ANTARA) - Klinik kecantikan Hanae Clinic menghadirkan filosofi epang dalam dunia estetika modern yakni Ikigai dan Kaisen yang menggabungkan seni, passion, teknologi terkini, serta pengetahuan medis profesional.
Direktur Utama yang juga salah satu Founder Hanae Aesthetic Clinic Stefanus Charlie dalam keterangannya di Surabaya Selasa mengatakan klinik kecantikan ini hadir sebagai destinasi baru bagi para beauty enthusiast yang mencari perawatan estetika yang lebih bermakna dan personal.
"Kami memperkenalkan sebuah konsep kecantikan yang tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga pada proses transformasi yang elegan dan berkelanjutan," katanya.
Ia mengatakan, nama "Hanae" berasal dari bahasa Jepang, yang secara umum memiliki makna Flower (hana) dan Blossom (e).
"Filosofi ini merefleksikan keindahan yang bertumbuh dengan anggun sebagai anugerah dari Tuhan," katanya.
Oleh karena itu, kata dia, Hanae juga dimaknai sebagai "Gracefully Blossom" yakni sebuah harapan bahwa Hanae Clinic akan terus berkembang dan memberikan keindahan yang bermakna dengan penuh keberkahan.
"Mengadopsi prinsip Ikigai, Hanae Clinic percaya bahwa kecantikan sejati berasal dari keseimbangan antara apa yang kita cintai, apa yang kita butuhkan, dan apa yang membuat kita percaya diri," katanya.
Sementara itu, kata dia, filosofi Kaizen diterapkan melalui komitmen untuk terus melakukan inovasi dan peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.
"Hanae Clinic hadir bukan hanya sebagai klinik kecantikan, tetapi sebagai ruang di mana setiap individu dapat menemukan versi terbaik dari dirinya melalui pendekatan yang holistik dan berkelanjutan," ujarnya.
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.