Surabaya (ANTARA) - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menambah fasilitas panjat tebing yang ditargetkan menjadi pusat latihan atlet Jawa Timur serta mendukung pengembangan olahraga mahasiswa dan masyarakat melalui wall climbing berstandar internasional.
“Fasilitas wall climbing itu nanti akan dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa ITS, oleh sivitas, ataupun oleh masyarakat panjat tebing di Jawa Timur ini. Insyaallah nanti akan ada lomba-lomba yang akan dilakukan di ITS ini,” ujar Rektor ITS Prof Bambang Pramujati saat meresmikan di kampus setempat, Selasa.
Selain meresmikan fasilitas panjat tebing, ITS juga menerima bantuan satu unit kendaraan operasional dari Ikatan Orang Tua Mahasiswa (IKOMA) ITS untuk mendukung aktivitas Satuan Keamanan Kampus (SKK).
“Ini adalah kendaraan yang nanti akan dipakai oleh SKK untuk keliling dan sebagainya, sehingga sangat membantu operasional dari SKK,” kata Prof Bambang.
Bambang mengatakan ITS terus memperkuat fasilitas olahraga kampus melalui pengembangan gym, pemasangan atap lapangan basket dan tenis, serta renovasi jogging track.
“Nanti IKOMA insya Allah akan menambah fasilitas lagi di panjat tebing yang namanya boulder, sehingga kalau fasilitas sudah ada, kejuaraan nasional sudah bisa dilaksanakan di ITS,” ujarnya.
Ketua IKOMA ITS, Dr Wahid Wahyudi mengatakan bantuan sarana olahraga diberikan untuk mendukung pengembangan mahasiswa secara akademik maupun nonakademik.
“Lagu kebangsaan kita mengamanatkan ‘bangunlah jiwanya, bangunlah raganya’. IKOMA sebagai wakil orang tua mahasiswa yang ada di kampus menitipkan itu kepada ITS,” kata Wahid.
Menurut Wahid, pembangunan fasilitas panjat tebing juga didorong prestasi mahasiswa ITS di cabang olahraga tersebut.
“Di ITS ada kumpulan mahasiswa yang namanya Siklus. Mereka pecinta alam dan alhamdulillah setiap Pekan Olahraga Mahasiswa, panjat tebing prestasi mahasiswa ITS selalu mendapatkan juara,” tuturnya.
Pewarta: Willi IrawanEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.