Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Universitas Brawijaya (UB) berkolaborasi dengan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Persatuan Bangsa-Bangsa (UNESCO) melakukan penguatan civic literacy atau literasi kewarganegaraan tentang upaya pelestarian sumber daya air (SDA).

"Hari ini membutuhkan level baru dari pendidikan mengenai kesadaran lingkungan dan itu memang sudah seharusnya masuk ke civic literacy, karena kelestarian air menjadi tantangan besar di Malang Raya," kata Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan Internasionalisasi UB, Prof Andi Kurniawan di Kota Malang, Jawa Timur, Senin.

 

Ia menyampaikan salah satu yang ditekankan dari kolaborasi ini ke dalam literasi kewarganegaraan adalah tentang upaya bersama menjaga ketersediaan dan memastikan keberlanjutan ketersediaan mata air.

Langkah mempertajam upaya pelestarian disebutnya sebagai perwujudan dari kampus berdampak.

Andi menyampaikan pihaknya punya komitmen untuk membawa ilmu pengetahuan yang ada di lingkungan perguruan tinggi ke tengah kehidupan sosial masyarakat.

"Kami ingin isu ini tidak sepotong-sepotong, tapi menjadi bagi dari integrasi kurikulum yang sudah dibangun," ujar dia.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa kolaborasi dengan UNESCO menjadi bagian keberlanjutan peringatan Hari Air Sedunia 2026 yang diinisiasi oleh UB dengan mengambil tema Sustainable Ecohydrological Approach for Coastal Resources Management.

Agenda tersebut sejatinya dilaksanakan pada 19 Maret 2026, tetapi ditunda karena berbarengan dengan persiapan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Sementara itu, perwakilan UNESCO Regional Office Jakarta Engin Koncagul mengaku UB telah membantu pihaknya dalam menerjemahkan laporan PBB tentang perkembangan air di dunia atau world water development report.

Pada laporan itu, lanjutnya, salah satu penekanannya adalah keterlibatan seluruh masyarakat, mulai perempuan, anak, dan pemuda di dalam langkah pengelolaan air yang berkelanjutan.

"Tentu saja Indonesia merupakan role model dalam mengelola sumber daya air," kata dia.

Engin mengapresiasi peran aktif UB diharapkan mampu mewujudkan situasi yang lebih baik ke depan. "Sehingga, masyarakat Indonesia bisa menikmati standar hidup yang lebih baik di mana pun mereka tinggal," tuturnya.



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026