Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pelatih Arema FC Marcos Santos meminta pemain fokus mempersiapkan diri menatap dua laga terakhir Super League, setelah mengalahkan PSM 3-0 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu.

Marcos saat sesi konferensi pers setelah pertandingan, mengatakan kemenangan pada laga selanjutnya menjadi penting demi menjaga peluang mengakhiri kompetisi di urutan yang lebih baik.

"Pemain sudah berjuang penuh pada pertandingan ini dan kondisi perlu dijaga untuk menghadapi pertandingan ke depan, sehingga kami bisa berada di peringkat yang lebih baik lagi ketika liga selesai," kata Marcos.

Meski menang melawan PSM, Arema tertahan di peringkat ke-10 Super League dengan 42 poin atau terpaut dua poin dari Persita Tangerang di urutan kesembilan.

Sedangkan dengan Bali United yang menduduki urutan kedelapan, Arema terpaut tiga angka.

Secara hitungan apabila Singo Edan menyapu bersih  dua pertandingan tersisa melawan PSBS Biak dan PSIM Yogyakarta maka tim Marcos Santos akan mengumpulkan 46 poin.

Dengan 46 poin, maka maksimal Arema naik dua peringkat.

 

Meski demikian, peluang Arema FC tetap bergantung dari hasil pertandingan yang didapatkan oleh Bali United dan Persita.

Marcos menekankan pemain juga telah memiliki komitmen merengkuh hasil maksimal dalam dua laga ke depan.

Kekalahan melawan dua rival bebuyutan Persebaya  dan Persik telah dijadikan bahan bakar oleh para pemain untuk bermain lebih baik dan konsisten.

"Ketika kami kalah dua kali pemain langsung berkumpul dan saling berjanji untuk memenangkan laga yang tersisa," ucapnya.

Pemain Arema FC Julian Guevara mengatakan bukan hal mudah memenangkan pertandingan melawan PSM karena selama pertandingan tampil solid dan penuh semangat.

"PSM memberikan perlawanan yang sengit karena mereka juga butuh poin supaya aman (tidak terdegradasi). Kami benar-benar bekerja keras di sepanjang pertandingan," kata pemain berkewarganegaraan Kolombia ini.



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026