Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lumajang memperkuat pengelolaan anggaran guna memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat optimal untuk kepentingan rakyat.

"Seluruh penggunaan anggaran harus berjalan sesuai aturan agar pemerintahan tetap transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat," kata Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam rapat koordinasi dengan DPRD di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Jawa Timur, Kamis.

Ia mengatakan bahwa pengelolaan anggaran daerah perlu dilaksanakan secara tertib, transparan, dan akuntabel agar seluruh program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Tata kelola keuangan yang baik, lanjutnya, menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas pelayanan publik dan keberlanjutan pembangunan daerah, sehingga koordinasi dan sinergi antarlembaga perlu terus diperkuat.

Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma mengatakan bahwa prinsip kehati-hatian dalam penggunaan anggaran perlu terus dijaga agar setiap kebijakan dan program pembangunan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Pengelolaan keuangan daerah yang baik akan mendukung berbagai sektor pembangunan, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga program pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Oktafiyani mengatakan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang profesional dan sesuai regulasi.

"Koordinasi yang baik menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan berjalan optimal," katanya.

Melalui penguatan koordinasi tersebut, Pemkab Lumajang bersama DPRD berharap pengelolaan keuangan daerah dapat terus ditingkatkan secara profesional, sehingga mampu mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat.

Sebagai informasi, APBD Kabupaten Lumajang tahun anggaran 2026 disetujui dengan total pendapatan daerah sebesar Rp1,9 triliun dan belanja daerah sebesar Rp2,1 triliun.



Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026