Ichikawa, Jepang (ANTARA) - Sebanyak sekitar 1.500 warga negara Indonesia (WNI) menghadiri pentas seni dan budaya Indonesia yang dirangkaikan dengan tausiyah Gus Iqdam di Ichikawa City Cultural Hall, Jepang.
CEO Maha-Job selaku penyelenggara, Mahmudi Fukumoto dalam keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan bagi WNI di Jepang sekaligus bentuk kepedulian terhadap kebutuhan sosial dan kultural para pekerja migran.
“Sekitar 1.500 peserta menunjukkan bahwa kebutuhan untuk berkumpul, saling terhubung, dan mendapatkan ruang seperti ini memang sangat besar,” ujar Mahmudi.
Ia mengatakan Maha-Job tidak hanya berperan sebagai platform informasi lowongan kerja, tetapi juga ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat Indonesia di luar negeri melalui kegiatan sosial dan budaya.
Acara tersebut dibuka dengan penampilan Tari Piring dan Tari Kecak yang menampilkan kekayaan budaya Nusantara, dan juga disertai pertunjukan kolaborasi musik tradisional Jepang taiko dengan hadroh.
Dalam sesi edukasi, pihak kepolisian Jepang memberikan sosialisasi terkait aturan dan kehidupan bagi warga negara asing di Jepang, yang juga dihadiri perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo.
“Kami berharap masyarakat Indonesia di Jepang dapat hidup aman, tertib, dan saling mendukung satu sama lain,” ujar Mahmudi.
Puncak acara diisi tausiyah oleh Gus Iqdam yang mendapat sambutan hangat dari para peserta. Salah satu momen yang menarik perhatian adalah prosesi pengucapan dua kalimat syahadat yang berlangsung di hadapan jamaah.
Setelah tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan lelang dua jaket dan satu sorban milik Gus Iqdam yang berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp40 juta. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan positif dan mempererat komunitas Indonesia di Jepang,” kata Mahmudi.
Pewarta: Abdul HakimEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026