Pencapaian ini merupakan fondasi bagi penguatan SIER sebagai kawasan industri terintegrasi dan ramah lingkungan yang memberi kontribusi bagi perekonomian, khususnya di Jawa Timur.

Surabaya (ANTARA) - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) mempercepat langkah modernisasi dan optimalisasi fasilitas kawasan industri seiring kinerja keuangan yang melampaui target pada triwulan I 2026.

“Pencapaian ini merupakan fondasi bagi penguatan SIER sebagai kawasan industri terintegrasi dan ramah lingkungan yang memberi kontribusi bagi perekonomian, khususnya di Jawa Timur,” kata Direktur Utama PT Danareksa (Persero), Yadi Jaya Ruchandi melalui keterangan ya g diterima di Surabaya, Rabu.

Perseroan mencatat realisasi laba mencapai 131 persen dari target triwulan I 2026, menjadi fondasi penguatan kinerja perusahaan ke depan.

Dalam forum monitoring dan evaluasi (monev) saat  Yadi Jaya Ruchandi berkunjung ke SIER, manajemen juga melaporkan realisasi Perjanjian Penggunaan Tanah Industri (PPTI) hingga triwulan I 2026 mencapai Rp70 miliar.

Yadi mengapresiasi kinerja SIER yang dinilai sejalan dengan program dan target strategis perusahaan. Menurut dia, capaian tersebut menjadi pijakan penting untuk pengembangan kawasan industri yang modern dan berkelanjutan.

Selain monev, Yadi meninjau sejumlah fasilitas strategis, termasuk Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) dan instalasi pengolahan air limbah atau wastewater treatment plant (WWTP). 

Ia mendorong pembaruan teknologi BPSP agar lebih modern dan efisien untuk meningkatkan kualitas layanan kawasan industri.

Saat meninjau WWTP, Yadi turut mencoba air hasil daur ulang yang telah melalui proses pengolahan. Ia menilai kualitas air tersebut layak dan tidak berbeda dengan air minum kemasan.

“Tidak berbau, seperti air mineral pada umumnya. Ini menunjukkan kualitas pengolahan yang baik,” ujarnya.

SIER sebelumnya telah memperoleh sertifikat halal untuk produk air daur ulang yang diterbitkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal pada 29 November 2025. Sertifikasi ini menjadi nilai tambah bagi pelaku industri yang memerlukan standar kehalalan dalam proses produksi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama SIER, Lussi Erniawati, menyatakan kunjungan pemegang saham menjadi momentum penguatan kinerja dan inovasi perusahaan.

Ia menegaskan manajemen akan menindaklanjuti masukan strategis, termasuk percepatan modernisasi fasilitas dan optimalisasi pemanfaatan air daur ulang.

“Kami menjadikan capaian triwulan I sebagai pijakan untuk mempercepat pengembangan kawasan. SIER berkomitmen tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga menjadi kawasan industri yang berdaya saing dan ramah lingkungan,” kata Lussi.



Pewarta: Faizal Falakki
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026