Sampang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur menerjunkan sedikitnya 60 orang petugas guna mengawasi kesehatan hewan yang hendak dijadikan kurban oleh warga di wilayah itu pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

"Sebanyak 60 petugas yang kami terjunkan untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan ini terdiri dari penyuluh kesehatan hewan dan dokter hewan di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disperta-KP Pemkab Sampang Arif Rahman Hakim di Sampang, Sabtu.

Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan dengan sistem jemput bola, yakni dengan cara datang secara langsung ke pasar-pasar hewan yang tersebar di 14 kecamatan se-Kabupaten Sampang.

Petugas juga datang secara langsung ke sejumlah lapak penjualan hewan kurban yang ada di Kabupaten Sampang dan takmir masjid yang biasa menyediakan pelaksanaan kurban.

"Intinya kami ingin memastikan, bahwa semua hewan kurban yang hendak dikurbankan oleh masyarakat sehat dan tidak berpenyakit," katanya.

Selain bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan hewan, ke 60 petugas kesehatan hewan dari Disperta-KP Pemkab Sampang itu juga bertugas memberikan penyuluhan tentang teknik penyembelihan sehat.

"Edukasi yang kami sampaikan berupa cara penyembelihan yang benar hingga penanganan daging kurban agar tetap higienis dan aman dikonsumsi," katanya.

Dengan langkah ini, pemerintah daerah berharap proses ibadah kurban di Sampang dapat berlangsung tertib, sehat, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

"Sebab, kami juga ingin masyarakat merasa tenang dan nyaman saat melaksanakan ibadah kurban, karena ada jaminan pengawasan dari petugas di lapangan," katanya, menjelaskan.

Pemantauan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban oleh Pemkab Sampang menurut Kabid Keswan Disperta-KP Arif Rahman Hakim mulai 30 April dan akan berlangsung hingga H-1 Hari Raya Idul Adha.

"Berdasarkan laporan sementara yang kami terima hingga hari ini, tidak ditemukan adanya hewan yang terserang penyakit, baik pada hewan jenis sapi maupun kambing," katanya.



Pewarta: Abd Aziz
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026