Jadi kalau luasan total kami yang ada di Kebun Dhoho ini yang akan kami kirim ke empat pabrik gula di angka 3.310 hektare dengan produksi di angka 267.000 ton
Kediri (ANTARA) - Manajemen Kerja Sama Operasional (MKSO) Kebun Dhoho di Kediri, Jawa Timur, merencanakan melakukan tebang tebu seluas 3.310 hektare yang menyuplai kebutuhan tebu di empat pabrik gula, pada awal Mei 2026.
Manajer Manajemen Kerja Sama Operasional (MKSO) Kebun Dhoho di Kediri Juni Yanto mengatakan empat pabrik gula yang menjadi tujuan pengiriman tebu antara lain Pabrik Gula Ngadirejo Kabupaten Kediri, Pabrik Gula Pesantren Baru Kediri, Pabrik Gula Meritjan Kediri dan Pabrik Gula Modjopanggoong Tulungagung.
"Jadi kalau luasan total kami yang ada di Kebun Dhoho ini yang akan kami kirim ke empat pabrik gula di angka 3.310 hektare dengan produksi di angka 267.000 ton," kata Juni Yanto dalam acara selamatan petik tebu musim tebang tahun 2026 di Kediri, Kamis.
Ia mengatakan tanaman tebu saat ini tumbuh dengan baik. Selain bibit yang baik, perawatan pun juga dilakukan dengan maksimal.
MKSO Kebun Dhoho saat ini mengelola hamparan tebu seluas 5.805,59 hektare, yang terdiri atas dua rayon, yaitu Rayon Dhoho I seluas 2.055 hektare yang berada di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, dan Rayon Dhoho II seluas 1.295,5 hektare yang mencakup beberapa kabupaten di Jawa Timur meliputi Kabupaten Kediri, Tulungagung, dan Blitar.
Panen tebu dilakukan baik di Rayon Dhoho I serta Rayon Dhoho II. Untuk panen tebu pertama, MKSO Kebun Dhoho di Kediri mengirimkan hasil panen tersebut ke Pabrik Gula Ngadirejo Kabupaten Kediri dan tiga pabrik lainnya.
Pihaknya mengakui tantangan di lapangan saat tanam tebu juga cukup beragam mulai dari cuaca atau lingkungan. Namun, dari manajemen juga cukup optimistis bahwa hasil produksi tersebut juga bagus.
"Di lapangan banyak sekali tantangan yang entah itu dari cuaca, entah itu dari lingkungan, masing-masing berbeda-beda di setiap kebun," ujar dia.
Ia juga mengatakan proses panen tebu akan dimulai awal Mei 2026 hingga proses giling di pabrik gula selesai sekitar pertengahan November 2026. Untuk kapasitas tebang, dari MKSO merencanakan di angka 1.800 ton hingga 1.900 ton per hari.
Dalam proses tanam hingga panen tebu tersebut, manajemen juga melibatkan ribuan warga yang mayoritas warga sekitar untuk bekerja.
"Kalau karyawan kami sendiri di angka 3.500-an orang, untuk nanti proses tebang kita-kira ada tambahan di angka hampir 1.500 sampai 1.800 orang untuk tahun ini," kata dia.
Sementara itu, untuk kegiatan selamatan "Petik tebu" musim tebang tahun 2026 tersebut digelar di area kebun yang ada di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Kegiatan dimulai dengan doa yang dipimpin sesepuh, kemudian dilanjutkan dengan tumpengan bersama.
Hadir dalam kegiatan itu, dari jajaran MKSO Kebun Dhoho dan perwakilan karyawan.
Pewarta: Asmaul ChusnaEditor : A Malik Ibrahim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.