Pacitan, Jawa Timur (ANTARA) - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengajak para santri Pondok Pesantren Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, untuk menguasai kecerdasan buatan (AI) dan teknologi digital sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Hal itu disampaikan Gibran saat melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Tremas, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Kamis.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Wapres tiba sekitar pukul 07.00 WIB menggunakan helikopter dari Lanud Iswahjudi Magetan dan disambut pengasuh pondok KH Luqman Hakim Dimyathi bersama ribuan santri.
Kegiatan bertajuk Santri Innovation: Membangun Generasi Santri Unggul di Era Teknologi itu turut dihadiri Utusan Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad serta Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.
Dalam arahannya, Wapres menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi secara positif dan produktif.
“Saya berpesan kepada para santri untuk mengoptimalkan kehadiran AI dalam kegiatan pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari,” ujar Gibran.
Ia juga mengingatkan agar teknologi tidak disalahgunakan, sekaligus mendorong santri terus meningkatkan kapasitas diri di bidang digital.
Selain itu, Wapres meminta para tenaga pendidik di lingkungan pesantren untuk terus meningkatkan kompetensi, terutama dalam penguasaan teknologi.
“Guru harus lebih siap dan lebih menguasai teknologi dibandingkan muridnya,” katanya.
Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini berlangsung sangat cepat sehingga masyarakat perlu beradaptasi dan memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas.
Pengasuh Pondok Tremas, KH Luqman Hakim Dimyathi, menyambut baik dorongan tersebut. Ia menyatakan pesantren terbuka terhadap pengembangan keilmuan modern seperti robotika, coding, dan AI.
Pondok Tremas dikenal sebagai salah satu pesantren tertua di Pacitan dan memiliki nilai historis kuat, antara lain terkait keluarga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Pewarta: Destyan H. SujarwokoEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026