Lamongan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lamongan mengerahkan petugas haji mulai dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) hingga pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) untuk mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan pengerahan petugas tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada jamaah calon haji berjalan optimal sejak pemberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
“Semoga seluruh proses pemberangkatan hingga pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan jamaah dapat menjalankan ibadah dengan baik,” katanya di Lamongan, Jawa Timur, Rabu.
Ia menuturkan seluruh jamaah calon haji asal Lamongan diharapkan mendapatkan pelayanan maksimal, termasuk dari sisi kesehatan dan pendampingan ibadah.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan Abdul Ghofur menjelaskan petugas yang disiapkan terdiri atas 13 orang PPIH, 13 Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK), delapan Petugas Haji Daerah (PHD), serta 10 pembimbing ibadah dari KBIHU.
“Petugas ini akan memberikan pelayanan menyeluruh, khususnya bagi jamaah lansia, disabilitas, dan perempuan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan haji tahun ini mengusung layanan ramah lansia, disabilitas, dan perempuan, serta menerapkan skema murur dan tanazul guna memudahkan jamaah, terutama kelompok rentan.
Pada musim haji 2026, jumlah jamaah calon haji asal Lamongan tercatat sebanyak 2.758 orang yang terbagi dalam delapan kloter, yakni kloter 30 hingga kloter 37.
Pemberangkatan jamaah calon haji dilakukan secara bertahap dengan lima kloter diberangkatkan pada Rabu, dua kloter pada Kamis, dan satu kloter terakhir pada Jumat.
Pewarta: Alimun KhakimEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.