Ide besar Kartini menjadi fondasi penting bagi kemajuan perempuan saat ini. Perempuan harus merdeka dalam berpikir, merdeka dalam belajar, dan merdeka dalam menentukan masa depan.

Surabaya (ANTARA) - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, mengingatkan kembali tiga gagasan utama Raden Ajeng Kartini yang dinilai tetap relevan dalam mendorong peran perempuan di era modern.

“Ide besar Kartini menjadi fondasi penting bagi kemajuan perempuan saat ini. Perempuan harus merdeka dalam berpikir, merdeka dalam belajar, dan merdeka dalam menentukan masa depan,” ujarnya saat Kartini Day Celebration 2026 yang digelar Kadin Jawa Timur di Surabaya.

Menurut Adik, esensi perjuangan Kartini terletak pada kemerdekaan perempuan dalam berpikir, belajar, dan menentukan masa depan.

Ia menjelaskan, pemikiran Kartini yang terdokumentasi dalam karya Habis Gelap Terbitlah Terang telah membuka jalan bagi perempuan untuk berkembang hingga saat ini.

Adik memaparkan tiga gagasan utama Kartini. Pertama, pendidikan sebagai jalan menuju kebebasan. 

Ia menilai Kartini memperjuangkan perubahan bukan melalui konflik, melainkan melalui cara berpikir yang progresif.

Kedua, kesetaraan antara perempuan dan laki-laki yang dimaknai sebagai posisi sejajar, bukan untuk saling mendominasi.

Ketiga, pentingnya berpikir maju tanpa meninggalkan nilai budaya. Ia menekankan perlunya sikap kritis terhadap tradisi yang menghambat, tanpa mengabaikan nilai yang masih relevan.

Dalam kesempatan tersebut, Adik juga menegaskan komitmen Kadin Jawa Timur dalam pemberdayaan perempuan melalui program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). 

Program yang dimulai sejak April 2026 itu menargetkan pelatihan bagi 800 perempuan, termasuk penyandang disabilitas, untuk masuk ke sektor ritel.

“Sekitar 200 peserta sudah mengikuti pelatihan dan kami dorong langsung terserap ke industri,” katanya.

Ia menambahkan, jika program berjalan optimal, jumlah peserta ditargetkan meningkat menjadi 1.000 perempuan pada 2027.

Menurutnya, penguatan SDM menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Perempuan Kadin Jawa Timur, Pinky Saptandari, menilai peringatan Kartini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan di berbagai sektor.

Ia mengatakan, rangkaian kegiatan Kartini Day Celebration 2026 merupakan langkah awal program pemberdayaan perempuan yang diinisiasi Kadin Jawa Timur.

Mengusung semangat “Kartini Masa Kini: Cerdas Digital dan Tangguh Secara Finansial”, ia menilai perempuan saat ini dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mandiri secara finansial.

Menurut Pinky, pembangunan inklusif harus memastikan seluruh kelompok masyarakat, termasuk perempuan, anak-anak, dan penyandang disabilitas, memperoleh manfaat yang setara.
 



Pewarta: Faizal Falakki
Editor : A Malik Ibrahim
COPYRIGHT © ANTARA 2026