Perbaikan infrastruktur air harus menjadi prioritas, termasuk memaksimalkan fungsi embung dan waduk agar distribusi air tetap terjaga.
Surabaya (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Hadi Setiawan menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur air serta optimalisasi embung dan waduk sebagai langkah strategis menghadapi ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino.
“Perbaikan infrastruktur air harus menjadi prioritas, termasuk memaksimalkan fungsi embung dan waduk agar distribusi air tetap terjaga,” kata Hadi di Surabaya, Senin.
Menurut dia, ketersediaan air menjadi faktor krusial dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian di Jawa Timur, terutama saat musim kemarau panjang yang berpotensi menurunkan produktivitas.
Ia menjelaskan, optimalisasi embung dan waduk tidak hanya berfungsi sebagai penampung air, tetapi juga sebagai pengatur distribusi air untuk kebutuhan irigasi di berbagai daerah.
Baca juga: Khofifah ajak elemen masyarakat perkuat kesiapsiagaan hadapi kemarau
Selain itu, pembangunan sumur tambahan dinilai dapat menjadi solusi pendukung untuk menjaga ketersediaan air tanah, khususnya di wilayah rawan kekeringan.
“Penambahan sumur dan penguatan infrastruktur air lainnya merupakan upaya penting untuk memastikan kebutuhan pengairan tetap terpenuhi,” ujarnya.
Hadi menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama DPRD telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung penguatan sektor tersebut, meski masih diperlukan peningkatan agar upaya mitigasi kekeringan dapat berjalan lebih optimal.
Baca juga: BMKG Jatim lakukan monitoring terhadap indikasi kemunculan El Nino
Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Jawa Timur perlu memastikan sistem pengelolaan air berjalan efektif guna menjaga stabilitas produksi pertanian.
“Dengan infrastruktur air yang memadai serta pengelolaan embung dan waduk yang optimal, risiko kekeringan dapat ditekan dan ketahanan pangan tetap terjaga,” katanya.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan diperlukan untuk mempercepat perbaikan infrastruktur air sebagai langkah adaptasi terhadap perubahan iklim.
Baca juga: Khofifah ingatkan BPBD siap siaga hadapi fenomena Godzilla El Nino
Baca juga: BPBD Jatim: 815 desa berpotensi kekeringan akibat Godzilla El Nino
Pewarta: Faizal FalakkiEditor : Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.