Mahasiswa perlu menyeimbangkan antara pencapaian akademik dan keterlibatan dalam gerakan sosial sebagai bagian dari pembentukan karakter kebangsaan.
Surabaya (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, menilai keberadaan organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan kesadaran sosial generasi muda.
"Mahasiswa perlu menyeimbangkan antara pencapaian akademik dan keterlibatan dalam gerakan sosial sebagai bagian dari pembentukan karakter kebangsaan," ujarnya di Surabaya, Jawa Timur, Senin
Politisi yang juga menjabat Ketua Partai Gerindra Kota Surabaya tersebut menekankan pentingnya perhatian terhadap isu kesetaraan gender di kalangan mahasiswa.
Menurutnya, isu tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya peran pemuda dalam berbagai proses pengambilan kebijakan.
“Kesetaraan gender menjadi isu krusial yang harus terus diperkuat, terutama ketika keterlibatan pemuda dalam ruang-ruang strategis semakin terbuka,” katanya.
Cahyo juga mendorong mahasiswa untuk aktif dalam organisasi sebagai sarana membangun kepemimpinan, tanggung jawab, serta memperluas jejaring.
Ia menilai pengalaman di luar kelas menjadi pelengkap penting dalam proses pendidikan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya budaya diskusi dan pertukaran gagasan dengan senior maupun alumni sebagai bagian dari proses belajar berkelanjutan.
“Pembelajaran tidak hanya di kelas, tetapi juga melalui diskusi dan berbagi pengalaman. Interaksi dengan senior dan alumni menjadi salah satu cara memperkaya perspektif,” ujarnya.
Ia mengaku hingga kini masih terus belajar dari para senior sebagai upaya mengembangkan kapasitas diri dan menghadapi dinamika yang terus berkembang.
Pewarta: Faizal FalakkiEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.