Karachi, Pakistan (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi bertemu Kepala Angkatan Darat Pakistan Marsekal Lapangan Asim Munir di Islamabad, Sabtu, untuk menghidupkan kembali perundingan perdamaian yang sempat terhenti antara Iran dan Amerika Serikat guna mengakhiri perang.
Dalam video singkat yang diunggah Kedubes Iran di akun X, pertemuan itu juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi dan Penasihat Keamanan Nasional sekaligus Kepala Intelijen Antar-Layanan Letnan Jenderal Asim Malik.
Turut hadir juga Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei dan Duta Besar Iran untuk Pakistan Reza Amiri Moghadam.
Meskipun Kedubes Iran tidak merinci lebih lanjut, beberapa sumber Pakistan mengatakan kepada Anadolu bahwa kedua pihak membahas hal-hal berkaitan dengan potensi pembicaraan putaran kedua antara Amerika dan Iran dalam beberapa hari mendatang.
Baca juga: Biaya operasi militer AS terhadap Iran tembus Rp1.000 triliun
Araghchi tiba di Pakistan pada Jumat malam (24/4) untuk hal, yang menurut pejabat Pakistan, sebagai upaya membuka jalan bagi negosiasi putaran kedua. Negosiasi pertama telah dilakukan di Islamabad dua pekan lalu, tetapi gagal mencapai kesepakatan.
Pembicaraan tersebut terjadi setelah Pakistan menengahi gencatan senjata selama dua pekan, yang dimulai sejak 8 April, dan diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump.
Baca juga: Iran ancam tutup Selat Bab al-Mandab jika AS perketat blokade laut
Araghchi juga akan melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar.
Sementara itu, Gedung Putih mengatakan utusan khusus AS Steve Witkoff dan Jared Kushner juga melakukan perjalanan ke Pakistan, Sabtu.
Namun demikian, Iran menolak untuk mengadakan pembicaraan langsung dengan AS di Islamabad dan mengatakan pandangan Teheran hanya akan disampaikan kepada Pakistan.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Iran kecualikan Rusia atas tarif Selat Hormuz
Baca juga: Trump ingin capai 'kesepakatan abadi' dengan 'Iran tanpa nuklir'
Pewarta: Cindy Frishanti OctaviaEditor : Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026