Satu jamaah dirawat di Rumah Sakit Haji Surabaya
Surabaya (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mencatat dua jamaah calon haji (JCH) tertunda keberangkatannya ke Arab Saudi karena sakit hingga hari kelima operasional haji 2026.
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya Moh. As’adul Anam mengatakan kedua jamaah calon haji tersebut berasal dari kelompok terbang (kloter) 13 dan 6.
“Satu jamaah dirawat di Rumah Sakit Haji Surabaya, sementara satu lainnya tidak berangkat ke asrama karena kondisi sakit,” kata Anam saat ditemui wartawan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu.
Ia mengatakan, jika keberangkatan jamaah calon haji yang sakit bergantung pada hasil pemeriksaan medis dan izin laik terbang dari dokter.
Sehingga, pihaknya belum bisa memastikan kapan kedua jamaah tersebut akan diberangkatkan ke Tanah Suci.
Di sisi lain, kata dia, PPIH mencatat sebanyak 5.252 jamaah telah diberangkatkan ke Arab Saudi hingga hari kelima.
Jumlah tersebut, lanjutnya, tergabung dalam 14 kelompok terbang (kloter) dengan didampingi 62 petugas, sehingga total sebanyak 5.314 orang.
Sementara itu, kata Anam, jumlah kedatangan jamaah di Asrama Haji Embarkasi Surabaya tercatat sebanyak 6.075 orang.
"Terdiri atas 6.005 jamaah dan 70 petugas dalam 16 kloter. Pada hari ini, juga ada tambahan kedatangan sebanyak 1.137 orang dari tiga kloter," ucapnya.
Ia menambahkan, seluruh jamaah yang telah diberangkatkan juga dipastikan telah menerima Kartu Nusuk sebagai dokumen perjalanan ibadah haji di Arab Saudi.
Selain itu, menurut Anam, secara umum proses pemberangkatan berjalan lancar dan terkendali tanpa kendala signifikan.
Pewarta: Naufal Ammar ImaduddinEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.