Surabaya (ANTARA) - Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, melakukan penataan ulang Kebun Binatang Surabaya (KBS) supaya lebih estetik untuk meningkatkan daya tarik wisatawan berkunjung ke lokasi tersebut.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Jumat, mengatakan penataan yang dilakukan pemkot mulai dari sisi depan KBS, yakni pintu masuk, pintu keluar, dan plaza di dekat patung Sura dan Baya.
“Jadi pintu masuk, pintu keluar, terkait dengan plaza-plaza yang ada di KBS. Karena ini menunjang KBS,” katanya.
Ia menyampaikan penataan akan dimulai pada April ini dan tuntas antara September hingga Oktober mendatang.
Cak Eri, sapaan akrabnya, menerangkan dalam penataan tersebut pemkot mengintegrasikan antara pintu masuk dan pintu keluar KBS.
“Jadi orang itu merasa ketika melihat itu (KBS) ingin masuk, jadi itu yang kita lakukan. Untuk bentuknya (desain) seperti apa, suprise nanti, KBS akan berubah sangat menarik,” katanya.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya Iman Krestian mengatakan pemkot akan melakukan penataan KBS dimulai dari tampilan sisi luar terlebih dahulu.
Rencananya, tampilan luar KBS akan lebih terbuka dan dibuat lebih menarik.
“Terutama tampilan luarnya dulu ya, area plaza ini kelihatannya kan sudah rungsep (tidak terawat) lah ini. Jadi akan lebih terbuka, kemudian di depan itu kan ada pos polisi sudah kita minta untuk bergeser, nanti area taman juga akan menyatu dengan area gerbang utamanya KBS ini,” kata dia.
Ia menyebutkan tujuan penataan ini agar tampilan depan KBS lebih tertata rapi, terutama bagian sisi depan dan pintu masuk yang menuju ke area dalam KBS.
“Akan kita rapikan, bagian depan plazanya, fasadnya kita sesuaikan nanti. Jadi area patung dengan KBS ini akan menyatu,” ujarnya.
Ia menjelaskan proses penataan akan dilakukan dalam waktu dekat.
Kedua akses pintu masuk dan plaza KBS sisi selatan dan utara akan dikerjakan secara paralel. Konsep desain yang diusung, yakni organik, menyesuaikan dengan KBS.
“Paralel semua ini ya, kita butuh waktu enam bulan untuk tuntas. Tahun ini selesai, karena pengerjaannya relatif minor,” katanya.
Pewarta: Indra SetiawanUploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.