Permasalahan sampah di Kabupaten Jember mencapai titik kritis dengan timbunan sampah mencapai 1.300 ton per hari
Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Puluhan mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Jember melakukan aksi nyata dalam memperingati Hari Bumi, yakni mengumpulkan kompos atau pupuk organik hasil pelapukan dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu.
"Permasalahan sampah di Kabupaten Jember mencapai titik kritis dengan timbunan sampah mencapai 1.300 ton per hari, namun hanya sekitar 360 ton yang terangkut ke TPA," kata Koordinator aksi Rasya Firdaus di TPA Pakusari Jember.
Salah satu TPA di Kabupaten Jember yang masih beroperasi hingga kini yakni TPA Pakusari yang mengalami kelebihan kapasitas dengan ketinggian mencapai 32-35 meter, bahkan berdasarkan penelitian terbaru menyebutkan bahwa berdasarkan komposisinya sampah di TPA Pakusari terdiri dari 81,9 persen sampah organik, 13,6 persen sampah non-organik, dan 4,5 persen sampah berbahaya atau beracun (B3).
Jenis non-organik meliputi plastik (5,5 persen), karet (4,1 persen), besi (1,3 persen), kaca (1,2 persen), dan kain (1,5 persen), sedangkan sampah beracun terdiri atas baterai (0,5 persen), limbah medis (3 persen), dan sisa kemasan bekas (1 persen).
"Kami melakukan aksi nyata dengan mengumpulkan kompos dari TPA Pakusari yang berasal dari timbunan sampah organik yang tertimbun bertahun-tahun di sana," tuturnya.
Menurutnya sampah yang menumpuk di TPA Pakusari dapat dimanfaatkan menjadi kompos untuk media tanam berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh mahasiswa pecinta alam di Jember tersebut.
"Mapala ingin memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa sampah organik bisa dikelola menjadi pupuk organik yang dapat menyuburkan tanaman, sehingga punya nilai guna," katanya.
Ia mengatakan pupuk kompos yang dikumpulkan tersebut akan dibawa ke masing-masing sekretariat organisasi pecinta alam untuk diolah menjadi media tanam, sehingga momentum Hari Bumi tersebut juga mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan potensi sampah organik.
"Kami mengajak seluruh Mapala se-Jember untuk turut serta dalam aksi Hari Bumi tahun ini dengan fokus kepada pengoptimalan pengelolaan sampah, khususnya sampah organik yang telah terdekomposisi dan menumpuk di TPA Pakusari," ujarnya.
Pewarta: Zumrotun SolichahEditor : A Malik Ibrahim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.