Kediri (ANTARA) - Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mendorong kreativitas anak dalam hal motorik dengan kegiatan mewarnai bersama yang dilakukan dalam rangkaian Hari Kartini 2026.

Ketua IGRA Kabupaten Kediri Lilik Mahfudhoh mengemukakan kegiatan melatih motorik anak sangat penting. Kegiatan ini digelar sekaligus ajang latihan bagi anak untuk berkompetisi secara sehat.

"Ini untuk melatih anak bersosialisasi dan berkompetisi secara sehat. Kami ingin menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, ceria dan penuh makna," katanya di sela kegiatan di area Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Rabu.

Ia menambahkan, sebagai guru pihaknya juga ingin menciptakan ruang kelas yang bebas untuk anak-anak. Sebab, pembelajaran tidak harus berada di dalam ruang kelas melainkan bisa di luar ruang kelas.

Kegiatan ini, kata dia,  juga digelar dalam rangkaian Hari Kartini. Anak-anak juga dikenalkan dengan sosok RA Kartini yang merupakan salah satu pahlawan perempuan Indonesia.

"Ini juga dalam rangka memperingati Hari Kartini, tujuannya mengenalkan sosok Kartini sebagai pahlawan perempuan Indonesia. Kami juga menanamkan nilai semangat Kartini terutama tentang keberanian dan kemandirian," kata dia.

Dengan program ini, ujar dia, karakter anak yang dikembangkan melalui kurikulum berbasis cinta yaitu cinta Allah, cinta sesama, cinta lingkungan, serta cinta belajar dapat terealisasi dengan baik.

Kegiatan yang diikuti ribuan anak di Raudhatul Athfal se-Kabupaten Kediri (setingkat taman kanak-kanak) tersebut dikemas dengan lomba menggambar. Seluruh anak bisa berkreativitas untuk mewarnai sesuai dengan imajinasi mereka.

Sementara itu, Koordinator Promosi Faber-Castell Sami mengatakan pihaknya turut serta mendukung acara ini untuk anak-anak. Kegiatan ini bagian dari golden moment yang bisa lebih mendekatkan anak dan orangtua.

"Tujuan kami tidak hanya menggalakkan lomba saja, tapi ini adalah golden moment, antara orang tua dan anak. Oang tua yang sekarang super sibuk, bahkan waktunya sedikit sekali untuk anak-anak. Nah, ini menjembatani sehingga bisa kolaborasi dengan orang tua untuk beraktivitas seperti ini," kata Sami.

Ia menambahkan, kegiatan lomba mewarnai ini diadakan serentak di 30 kota dan saat ini telah memasuki tahun ke-15 dalam pelaksanaannya.

Melalui kegiatan Faber-Castell Creative Family Award (CFA) 2025/2026 yang bertema “Hidupkan Kreatifmu”, perusahaan juga mendorong agar anak-anak menuangkan ide mereka melalui gambar dan warna, kemudian menyaksikan gambar tersebut hidup melalui aplikasi Art Alive Faber-Castell.

Aplikasi Art Alive Faber-Castell tersebut memungkinkan gambar yang telah diwarnai dipindai dan ditampilkan sebagai animasi 3D interaktif yang menyenangkan dan menginspirasi.

Kegiatan tersebut dibagi menjadi beberapa wilayah pelaksanaan, yakni wilayah satu yang meliputi Jakarta Banten dan Jawa Barat, wilayah dua (Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur, wilayah tiga (Indonesia timur).

Kemudian wilayah empat (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepri) serta wilayah lima (Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, dan Lampung).

Ia memberikan apresiasi besarnya animo para peserta ikut dalam lomba ini. Mereka sangat antusias dengan lomba ini.

"Kami bekerja sama dengan IGRA Kabupaten Kediri dan alhamdulillah respons dari orang-orang orang tua sangat bagus. Antusiasmenya cukup bagus terlihat dari lokasi yang tidak cukup. Jadi kalau tidak distop, terus-terusan bertambah (pesertanya)," kata dia.

Selain dihadiri ribuan peserta dan orang tua, acara tersebut juga dihadiri jajaran Kementerian Agama Kabupaten Kediri dan tamu undangan lainnya.



Pewarta: Asmaul Chusna
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026