Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menilai desa wisata di Jawa Timur telah menjadi contoh sukses penggerak ekonomi masyarakat.

“Jawa Timur, maupun daerah lainnya, menunjukkan bahwa desa wisata mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat secara inklusif,," kata Ni Luh dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Berdasarkan pengalaman kunjungan kerja ke sejumlah kabupaten di Jawa Timur, Ni Luh mengatakan provinsi itu memiliki beragam desa wisata unggulan dengan potensi besar dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

Keberhasilan dalam pengelolaannya juga dapat terlihat dari penghargaan yang diberikan kepada program Wisata Alam Gosari dalam ajang CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2026.

Sementara kali ini, diserahkan pula penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2026 kepada Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Jakarta, Selasa (21/4). Penghargaan itu diberikan atas keberhasilan pengembangan Wisata Alam Gosari yang mengusung tema “Wujudkan Desa Berdaya, Dukung Geliat Pertumbuhan Ekonomi”, sebagai contoh nyata praktik pembangunan desa berbasis pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.

Dia turut menekankan Kementerian Pariwisata terus memperkuat pengembangan desa wisata melalui berbagai langkah strategis, mulai dari peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas, pendampingan, sertifikasi desa wisata berkelanjutan, hingga pemberian apresiasi kepada daerah yang menunjukkan kinerja terbaik.

Menurut Ni Luh, sinergi lintas sektor sangat penting dalam memperkuat ekosistem desa wisata. Ia pun mengajak Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal serta sektor swasta untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas dan daya saing desa wisata di Indonesia.

“Kami terus mengharapkan dukungan dari Kementerian Desa dan sektor swasta untuk bersama-sama membangun desa wisata yang semakin berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto secara konsisten menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam pembangunan nasional.

Berbagai program CSR telah memberikan manfaat nyata bagi desa, mulai dari pengembangan desa tematik, peningkatan kapasitas usaha UMKM, pembangunan sarana dan prasarana seperti jalan dan air bersih, hingga penguatan sumber daya manusia.

“Program CSR telah memberikan dampak langsung bagi masyarakat desa. Ke depan, kami mengimbau BUMN maupun sektor swasta untuk terus meningkatkan kepedulian dan kontribusinya dalam pembangunan desa,” ujar Yandri.



Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026