Surabaya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih penghargaan Provinsi Terfavorit dalam ajang Jaga Desa Award Abpednas 2026 atas kontribusi pengiriman film pendek terbanyak tingkat provinsi yang mencerminkan komitmen terhadap tata kelola desa yang transparan.

“Penghargaan ini menjadi cerminan komitmen bersama dalam membangun tata kelola desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan di Surabaya, Selasa.

Khofifah mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat desa, dan aparat penegak hukum dalam mengawal pembangunan desa yang bersih dan berkelanjutan melalui program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

Ia menilai inovasi melalui film pendek menjadi sarana edukasi yang efektif untuk menyosialisasikan pentingnya pengawasan dana desa serta pencegahan penyalahgunaan anggaran di tingkat desa.

“Para perangkat desa dapat terus berinovasi sesuai koridor, sementara masyarakat juga merasa lebih aman dalam setiap program kerja di daerahnya,” katanya.

Khofifah berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah di Jawa Timur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembangunan infrastruktur desa, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Semoga capaian ini menjadi energi kolektif untuk menghadirkan tata kelola desa yang semakin baik, transparan, dan berdampak nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan program Jaga Desa merupakan komitmen Kejaksaan RI dalam mengawal penyelenggaraan pemerintahan desa agar terhindar dari potensi penyimpangan hukum serta memperkuat akuntabilitas pengelolaan anggaran desa.

Penghargaan kepada Jawa Timur diberikan berdasarkan penilaian atas kontribusi daerah dalam mengirimkan karya film pendek bertema Jaga Desa yang merefleksikan komitmen pembangunan desa transparan dan akuntabel.

Selain itu, Kabupaten Sidoarjo juga meraih penghargaan pada kategori kabupaten, yang semakin menegaskan konsistensi Jawa Timur dalam mendorong tata kelola desa yang baik dan berintegritas.



Pewarta: Willi Irawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026