Surabaya (ANTARA) - Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar layanan pemeriksaan kesehatan atau medical check up (MCU) gratis bagi sekitar 2.000 buruh di sejumlah daerah menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), sebagai bentuk kepedulian kesehatan pekerja.
Kegiatan itu dipusatkan di Rumah Sakit Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya, Selasa, dan dilaksanakan serentak di sejumlah rumah sakit Bhayangkara lainnya di Kediri, Nganjuk, Tulungagung, Batu, Lumajang, Bondowoso, serta RS Pusdik Brimob dan RS Pusdik Sabhara.
Kepala Polda Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Nanang Avianto menyampaikan melalui MCU ini, para buruh dapat mengetahui kondisi kesehatannya secara menyeluruh, baik yang memiliki keluhan maupun yang masih dalam kondisi sehat sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan lebih cepat.
"Kesehatan menjadi hal utama dalam menjalankan aktivitas. Pemeriksaan berkala penting agar kondisi tubuh tetap terjaga dan gangguan kesehatan dapat dideteksi sejak dini," ujar Nanang.
Antusiasme buruh dalam mengikuti kegiatan ini cukup tinggi, mencerminkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah aktivitas kerja yang padat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Jatim dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga pada aspek kemanusiaan dan kesehatan.
Kapolda menambahkan kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam menjaga situasi kondusif menjelang May Day melalui pelayanan langsung kepada masyarakat.
"Ini bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, memberikan pelayanan yang bermanfaat langsung bagi para pekerja," tambahnya.
Kapolda turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan sehingga kegiatan MCU dapat berjalan dengan baik.
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah bersinergi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Mari kita terus jaga kebersamaan dan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jawa Timur," katanya.
Pewarta: Willi IrawanEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.