Pemprov Jatim (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerahnya adaptif terhadap teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) guna mendorong peningkatan kelas usaha.

"Selaras dengan arahan Presiden, Jawa Timur siap mengimplementasikan program Presiden dengan mendukung berbagai inisiatif digitalisasi UMKM yang dilakukan oleh pemerintah pusat," kata Khofifah saat menerima Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital Tiar N. Karbala di Gedung Negara Grahadi seperti keterangan di Surabaya, Jumat.

Menurut Khofifah, komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah daerah berperan aktif dalam mendorong transformasi digital UMKM, meningkatkan literasi digital, serta memperluas akses pasar.

“UMKM itu penggerak ekonomi daerah. Saya rasa pelaku UMKM sangat perlu memanfaatkan teknologi digital, belajar beradaptasi dengan teknologi AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha dan membuka peluang baru,” tambahnya.

Keseriusan tersebut dibuktikan melalui dukungan Pemprov Jatim terhadap kegiatan AIM ASEAN Roadshow Surabaya bertajuk “UMKM Naik Kelas di Era Kecerdasan Buatan (AI)” yang melibatkan pelaku UMKM dan berbagai pemangku kepentingan.

Khofifah menilai peran pemerintah sangat strategis dalam mendorong literasi digital agar masyarakat terhindar dari praktik merugikan seperti penipuan berbasis AI, sekaligus membantu UMKM meningkatkan efisiensi usaha dan strategi pemasaran.

Ia juga meminta keterlibatan aktif talenta Millennial Job Center (MJC) agar memperoleh peningkatan keterampilan (upskilling) sehingga mampu mendampingi UMKM dalam mengadopsi teknologi AI secara aplikatif.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital Tiar N. Karbala mengatakan AIM ASEAN Roadshow digelar di berbagai daerah di Indonesia dengan fokus memperluas pemerataan teknologi, termasuk di Jawa Timur.

“Setelah kemarin terinisiasi Seratus Ribu Sultan Muda di Sumatera Selatan menciptakan wirausahawan baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, maka kali ini kami ke Jawa Timur yang punya banyak potensi dan keunggulan di bidang UMKM,” kata Tiar.

Ia menambahkan pihaknya mendorong pemanfaatan AI untuk meningkatkan peluang kewirausahaan dan menciptakan pelaku usaha baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Kami berupaya meningkatkan peluang jiwa wirausaha UMKM di Jatim dengan mendorong penggunaan program kecerdasan buatan. Kami optimis UMKM bisa merasakan manfaat teknologi secara instan dengan menciptakan wirausahawan baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” katanya.



Pewarta: Willi Irawan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026