Madiun (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Madiun terus berupaya untuk meningkatkan cakupan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di wilayah setempat, salah satunya dengan melakukan layanan jemput bola.
Kepala Dinas Dukcapil Kota Madiun Agus Triono di Madiun, Rabu mengatakan selain layanan jemput bola, upaya lain yang dilakukan adalah optimalisasi layanan luring di kantor setempat.
"Upaya ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak warga agar segera beralih ke identitas digital," katanya.
Melalui layanan jemput bola, lanjutnya, petugas bekerja sama dengan ketua RT dan RW serta kelurahan untuk mengarahkan warga berkumpul di lokasi tertentu untuk melakukan proses aktivasi IKD.
Ia menambahkan, proses aktivasi IKD tersebut akan tetap dibantu oleh petugas Dukcapil setempat, sehingga berlangsung lebih cepat dan efisien.
Pihaknya mengimbau masyarakat yang belum melakukan aktivasi IKD untuk segera memanfaatkan layanan yang tersedia, baik secara langsung maupun melalui kegiatan jemput bola yang rutin dilaksanakan.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada, karena dalam upaya percepatan aktivasi IKD tersebut, juga bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.
Untuk itu, ia meminta masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menawarkan aktivasi IKD melalui telepon, karena rawan penipuan dan penyalahgunaan data pribadi.
Saat ini, capaian aktivasi IKD di Kota Madiun sebesar 36,18 persen dan merupakan yang tertinggi di Jawa Timur, serta urutan keenam secara nasional.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan Bappeda Provinsi Jawa Timur, target aktivasi IKD Kota Madiun kembali ditingkatkan menjadi 39 persen.
"Semakin banyak masyarakat yang mengaktifkan IKD, maka pelayanan administrasi kependudukan akan semakin mudah, cepat, dan efisien," kata dia.
Pewarta: Louis Rika StevaniEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026