Ponorogo, Jawa Timur (ANTARA) - Petugas gabungan melakukan pembersihan material longsor di sejumlah titik di Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu, menyusul hujan deras yang memicu sembilan titik longsor di jalur utama Ponorogo–Pacitan.

Penanganan melibatkan tim dari Dinas Pekerjaan Umum, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kepolisian, serta pemadam kebakaran guna mempercepat normalisasi akses jalan.   

Kapolsek Slahung AKP Pitoyo mengatakan proses pembersihan difokuskan di titik terparah di kawasan Perhutani petak 56 yang sempat tertutup material lumpur dan kayu.

“Material longsor cukup banyak dan licin, sehingga perlu penanganan bertahap agar aman dilalui pengguna jalan,” kata Pitoyo.

Ia menambahkan arus lalu lintas sementara diberlakukan sistem buka tutup selama proses pembersihan berlangsung.

“Arus lalu lintas tetap berjalan dengan sistem buka tutup dan pengaturan petugas di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Slahung Nur Huda Rifai mengatakan laporan kejadian telah disampaikan kepada BPBD dan instansi terkait untuk percepatan penanganan dan asesmen lanjutan.

“Penanganan terus dilakukan, termasuk pembersihan material dan pendataan dampak di lokasi terdampak,” katanya.

Selain menutup akses jalan, hujan deras juga menyebabkan kerusakan plafon di ruang layanan Puskesmas Slahung, yang saat ini mulai ditangani.

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi.

 



Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026