Ponorogo, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengangkat 94 guru menjadi kepala sekolah sebagai bagian dari upaya mengisi kekosongan jabatan di sejumlah satuan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo Nurhadi Hanuri, Rabu, mengatakan kebijakan itu dilakukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan kepala sekolah.

“Kami berupaya menuntaskan pengisian kepala sekolah agar tidak ada lagi jabatan yang kosong,” kata Nurhadi.

Selain pengangkatan tersebut, delapan kepala sekolah dimutasi dan 47 lainnya diperpanjang masa jabatannya.

Ia mengakui hingga saat ini masih terdapat sekitar 40 sekolah yang dipimpin pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.

“Masih ada yang kosong dan akan kami lanjutkan dengan seleksi berikutnya untuk mengisi jabatan yang tersisa,” ujarnya.

Menurut dia, kekosongan jabatan kepala sekolah terjadi hampir merata di seluruh kecamatan di Ponorogo akibat banyaknya pejabat yang memasuki masa purna tugas.

“Ini terjadi di hampir semua wilayah karena banyak kepala sekolah yang pensiun,” katanya.

Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita meminta para kepala sekolah yang baru dilantik mampu menjalankan tugas dengan dedikasi dan inovasi dalam memajukan pendidikan.

“Jadilah teladan bagi siswa, ciptakan lingkungan sekolah yang aman tanpa perundungan, serta terus berinovasi,” ujarnya.
 



Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026