Situbondo (ANTARA) - Personel dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Situbondo, Jawa Timur, masif menyambangi sekolah SD maupun SMP memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas seiring maraknya siswa SD/SMP mengendarai sepeda listrik ke sekolah.
Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Nanang Hendra Irawan mengatakan penggunaan sepeda listrik di kalangan anak-anak kini menjadi ancaman serius bagi keselamatan di jalan raya.
"Kami bergerak masih datang ke sekolah-sekolah (SD/SMP) mengedukasi siswa mengenai keselamatan siswa SD yang mengendarai sepeda listrik ke sekolah," katanya di Situbondo, Jawa Timur, Senin.
Pada hari ini, lanjut AKP Nanang, petugas Satlantas Polres setempat menyambangi SDN 3 Olean memberikan pemahaman kepada siswa terkait dengan potensi bahaya di jalan raya melalui program "Police Go To School".
Dia menjelaskan bahwa edukasi lalu lintas harus dilakukan sedini mungkin, dan di hadapan siswa sekolah dasar itu petugas kepolisian dengan gaya bahasa yang humanis menjelaskan bahwa jalan raya bukanlah tempat bermain.
Nanang menyampaikan bahwa polisi memberikan larangan tegas sekaligus bentuk perlindungan, agar pelajar tingkat sekolah dasar tidak membawa kendaraan bermotor jenis apa pun, baik itu sepeda motor konvensional maupun sepeda listrik ke sekolah.
"Tujuan utama kami hadir langsung di sekolah dasar adalah untuk menanamkan pemahaman sejak dini kepada anak-anak tentang potensi bahaya di jalan raya. Kami ingin mencegah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur, sekaligus membentuk karakter generasi penerus bangsa yang tertib berlalu lintas," ucap Nanang.
Dia menyarankan orang tua siswa mengantar ke sekolah atau menggunakan transportasi umum (ojek online) yang jauh lebih aman dan bijak.
"Kami sangat menyarankan agar siswa berangkat ke sekolah diantar dan jemput oleh orang tua atau keluarga terdekat yang sudah memiliki izin berkendara, demi keselamatan jiwa anak-anak," kata AKP Nanang.
Pewarta: Novi HusdinariyantoEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026