Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menyatakan jamaah calon haji 2026 daerah itu telah menerima layanan vaksinasi meningitis dan polio sebagai syarat keberangkatan ke Tanah Suci.
"Jumlahnya seribu orang lebih dan sudah divaksin semua, baik polio maupun meningitis," kata Kepala Dinkes Kota Malang, Jawa Timur Husnul Muarif saat ditemui di Gedung DPRD Kota Malang, Senin.
Dinkes menyampaikan pelaksanaan vaksinasi minimal dilaksanakan dalam kurun waktu dua pekan sebelum jadwal keberangkatan.
Selain vaksinasi, Husnul menyatakan jamaah calon haji asal Kota Malang telah mengikuti pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat satu atau puskesmas.
Apabila dari hasil pemeriksaan kesehatan di tingkat puskesmas menyatakan bahwa jamaah calon haji menderita penyakit kronis, seperti hipertensi dan diabetes melitus, maka dia langsung dirujuk untuk melakukan konsultasi kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang.
Hasil yang dikeluarkan oleh RSUD Kota Malang akan dikirimkan kembali ke Dinas Kesehatan dan puskesmas.
"Itu kan yang berangkat ada kategori istithaah dan istithaah dengan pendampingan. Sekitar 60 persen diantaranya masuk kategori istithaah dengan pendampingan dan 40 persen lainnya istithaah," ucapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Malang Subhan mengatakan jamaah calon haji yang masuk kategori istithaah dengan pendampingan bisa dikarenakan banyak hal, seperti faktor kesehatan, kondisi fisik, dan usia.
Dia mencontohkan apabila ada jamaah calon haji yang memiliki penyakit bawaan, seperti hipertensi, diabetes melitus maupun kolesterol akan mendapatkan pendampingan obat.
"Kalau alat itu mungkin untuk yang penyandang disabilitas. Terus pendampingan orang, misalnya oleh anak, karena jamaahnya lansia dan itu ada kebijakan sendiri dari pemerintah. Jumlah jamaah (calon) haji tahun ini ada 1.201 orang," kata dia.
Subhan menambahkan para calon haji dari Kota Malang mulai diberangkatkan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Jawa Timur pada pekan depan.
"Ada yang ke Asrama Haji 22 April 2026 dan bersamaan dengan jamaah dari Kota Batu. Setelah itu, ada yang diberangkatkan 23 April dan 24 April 2026," ucapnya.
Para calon haji akan terlebih dahulu menginap satu hari di Asrama Haji sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi. Selama berada di sana, mereka mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan hingga pemberian akomodasi.
Pewarta: Ananto PradanaUploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026