Pemimpin itu harus kita ciptakan by design, bukan by accident

Surabaya (ANTARA) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur menyiapkan desain besar untuk mencetak pemimpin daerah berkualitas melalui peluncuran Korps Trainer Akademi Pemimpin Indonesia (API) sebagai bagian dari penguatan kaderisasi berkelanjutan.

“Pemimpin itu harus kita ciptakan by design, bukan by accident. Karena tantangan ke depan semakin kompleks, maka kader harus dipersiapkan dengan serius, sistematis, dan terarah,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur Bagus Prasetia Lelana dalam keterangan di Surabaya, Jawa Timur, Minggu.

Dia mengatakan peluncuran Korps Trainer API oleh Bidang Kepemimpinan Pelatihan dan Pengembangan Kepemimpinan Partai (BPPKP) DPW PKS Jatim sebagai langkah untuk menyiapkan kader pemimpin secara terstruktur.

Bagus menjelaskan bahwa pembentukan korps trainer merupakan bagian dari desain besar partai dalam menyiapkan anggota legislatif di berbagai tingkatan serta kepala daerah di Jatim.

“Korps itu kumpulan yang punya rasa korsa, satu sakit semua merasakan, satu bergerak semua bergerak. Ini yang ingin kita bangun dalam tubuh kader PKS,” ujarnya.

Menurut dia, kebutuhan pemimpin di Jawa Timur cukup besar seiring target politik PKS pada pemilu mendatang, termasuk pemenuhan calon anggota DPR RI, DPRD provinsi, hingga DPRD kabupaten/kota.

Sementara itu, Ketua BPPKP DPW PKS Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas mengatakan pembentukan korps trainer merupakan tindak lanjut hasil Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang menekankan penguatan ekosistem pelatihan kepemimpinan.

“Kita butuh ekosistem trainer yang kuat, karena trainer ini adalah instrumen utama dalam melahirkan pemimpin yang tangguh. Tidak cukup hanya program, tetapi harus ada sistem pelatihan yang terstruktur,” ujar Puguh.

API akan difokuskan pada tiga segmen utama, yakni pengurus partai, pejabat publik, dan calon pejabat publik untuk memastikan seluruh elemen memiliki kapasitas kepemimpinan memadai.

“Harapannya, dari proses ini akan lahir pemimpin yang tidak hanya bersih dan profesional, tetapi juga memiliki jiwa kenegarawanan,” katanya.



Pewarta: Willi Irawan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026