Surabaya (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus memastikan pasokan LPG 3 kilogram di Jawa Timur (Jatim) dalam posisi mencukupi, aman dan terkendali.

"Pertamina selalu menjamin kepastian energi seperti yang dicanangkan oleh pemerintah pusat," kata Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Iwan Yudha Wibawa di Surabaya, Kamis.

Iwan menyatakan Patra Niaga senantiasa memantau distribusi dari terminal gas hingga ke agen dan pangkalan secara real-time demi menjaga stabilitas pasokan.

Bahkan pihaknya juga sempat meninjau pasokan secara langsung ke pangkalan LPG 3 kilogram di Surabaya bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying dan bijak sesuai kebutuhan yakni LPG 3 kilogram diperuntukkan bagi warga kurang mampu.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menuturkan stok LPG bersubsidi ini tersedia dan aman bagi rumah tangga dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Emil menyebutkan terdapat 36 ribu pangkalan LPG di Jatim dengan harga sesuai ketentuan yakni sekitar Rp18.000.

Untuk UMKM, kata dia, terdapat panduan pendaftaran pembelian LPG dan pendataan Nomor Induk Berusaha (NIB) Usaha Mikro dengan membawa KTP, foto usaha, dan NIB yang sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

Ia pun menegaskan stok LPG akan selalu tersedia secara berkelanjutan melalui distribusi yang terus dilakukan termasuk yang masih dalam perjalanan.

"Yang lebih penting adalah memastikan distribusinya berjalan lancar. Artinya, ketika dibutuhkan apakah pasokan bisa segera datang," kata Emil.

 



Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026