Tambahan pasokan atau ekstra dropping tersebut setara dengan sekitar 45,8 persen dari kebutuhan normal di Lumajang

Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan sebanyak 18 ribu tabung elpiji 3 kilogram di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur guna mendukung kelancaran distribusi di berbagai wilayah dan merespons keluhan masyarakat setempat terkait kelangkaan tabung elpiji.

"Tambahan pasokan atau ekstra dropping tersebut setara dengan sekitar 45,8 persen dari kebutuhan normal di Lumajang," kata Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi dalam keterangan tertulis yang diterima di Lumajang, Rabu.

Menurutnya tambahan pasokan elpiji merupakan komitmen Pertamina dalam menjaga stabilitas pasokan energi di daerah dan stok elpiji di Kabupaten Lumajang dalam kondisi aman, meskipun terjadi peningkatan kebutuhan, khususnya dari sektor rumah tangga dan pelaku UMKM.

"Kami melakukan pemantauan intensif di lapangan untuk memastikan ketersediaan stok tetap terjaga serta distribusi berjalan sesuai peruntukan. Langkah itu juga merupakan respons atas dinamika kebutuhan elpiji 3 kg di masyarakat," tuturnya.

Baca juga: Pemkab Lumajang pastikan elpiji 3 kg mudah diakses warga

Ia mengatakan penyaluran di lembaga distribusi tetap berjalan normal tanpa kendala, sehingga kebutuhan elpiji masyarakat dapat terpenuhi sekaligus memperkuat stok di pangkalan.

"Pertamina juga mencermati adanya peningkatan pembelian di tingkat pengecer yang dipicu oleh informasi yang belum terverifikasi, sehingga berdampak pada persepsi ketersediaan elpiji di masyarakat," katanya.

Sementara Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan bahwa pemerintah daerah terus bersinergi dengan Pertamina dalam memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.

"Tambahan pasokan itu menjadi penguat di lapangan, namun yang paling penting adalah memastikan distribusinya tepat sasaran dan tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat," tuturnya.

Baca juga: Pemkab Lumajang pastikan stok BBM dan elpiji aman jelang Lebaran

Ia mengatakan bahwa pengendalian distribusi melalui Surat Edaran Bupati Lumajang Nomor 500.10/1/427.14/2026 menjadi instrumen utama dalam menjaga keteraturan penyaluran elpiji bersubsidi.

“Kami pastikan distribusi tidak hanya cukup, tetapi juga tertata. Dengan pengawasan bersama, elpiji 3 kg bisa benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak," katanya.

Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk mendorong penggunaan elpiji non-subsidi bagi masyarakat yang mampu sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan.

"Masyarakat diimbau untuk melakukan pembelian elpiji bersubsidi melalui pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai HET Rp18.000 serta jaminan kualitas dan kuantitas," ujarnya.

Dengan tambahan pasokan yang didukung pengawasan serta sinergi lintas pihak, maka ketersediaan elpiji 3 kg di Lumajang diharapkan tetap terjaga, merata, dan dapat diakses masyarakat dengan tenang.

Baca juga: Pemkab Lumajang pastikan ketersediaan elpiji subsidi di pasaran
Baca juga: Pemkab perketat pengawasan takaran BBM jelang Lebaran di Lumajang



Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Abdul Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026