Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, membekali jamaah calon haji dari kabupaten ini dengan aneka makanan khas yakni sambal pecel (kacang tanah) serta sambal tumpang (tempe).
Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengatakan pemberian bekal itu adalah bentuk perhatian pemerintah daerah kepada jamaah calon haji. Selama di Tanah Suci, barangkali mereka ingin makanan khas Kediri, sehingga bisa dikonsumsi.
"Kalau di sana pastinya kangen dengan makanan khas Kediri karena rasanya. Sama-sama soto itu (rasanya) beda. Mie di Indonesia sama di Arab Saudi sudah beda. Jadi makanya kami membawakan sambal pecel, sambal tumpang, itu pasti yang dikangeni para jamaah," katanya usai pelepasan jamaah calon haji di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Selasa.
Ia mengatakan, pemkab sudah menyiapkan bekal itu untuk jamaah calon haji. Seluruhnya juga sudah dibagikan untuk mereka, sehingga bisa dimasukkan dalam koper nantinya. Selain ada sambal, juga ada saus hingga payung untuk berteduh di bawah panas matahari.
Dirinya juga meminta agar jamaah calon haji untuk menjaga kesehatan. Medan di Tanah Arab juga berbeda dengan di Tanah Air.
"Mau ibadah harus butuh fisik kuat, mau jalan ke masjid butuh beberapa kilo meter kan. Jadi kesehatan itu kunci utama kalau ingin ibadah yang maksimal," kata dia.
Wabup juga meminta agar antara jamaah calon haji satu dengan lainnya yang saling bahu membahu baik yang tua, muda.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tipe A Kabupaten Kediri Abdul Kholiq Nawawi mengatakan jumlah jamaah calon haji asal Kabupaten Kediri yang berangkat musim haji 2026 ini mencapai 1.205 dengan 60 jamaah sebagai cadangan.
Sesuai dengan jadwal, rombongan akan berangkat pada 19 Mei 2026 dan 20 Mei 2026 dari halaman kantor Pemkab Kediri. Rombongan juga sudah disediakan bus yang akan diberangkatkan menuju asrama haji di Surabaya.
Ia juga menambahkan, hingga kini persiapan untuk keberangkatan jamaah calon haji juga sudah baik. Ia ingin agar ke depan tidak ada kendala.
"Mudah-mudahan tidak ada kendala, semua sudah siap tinggal berangkat," kata dia.
Kholiq juga menambahkan, dari jamaah calon haji juga banyak yang usia lanjut. Mereka juga tetap mendapatkan kawalan ketat dari petugas medis serta petugas haji nantinya.
Pewarta: Asmaul ChusnaEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026