Bojonegoro (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 0813/Bojonegoro, Jawa Timur mulai membangun 10 jembatan beton pada 2026 di wilayah setempat untuk mempermudah mobilitas warga di wilayah setempat saat melakukan aktivitas sehari-hari.
"Ada 10 jembatan beton yang mulai dibangun tahun ini supaya memperkuat dan mempermudah akses masyarakat saat melintasi antarwilayah," kata Komandan Kodim (Dandim) 0813/Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto di Bojonegoro, Senin.
Menurut Dedy, pembangunan jembatan beton berukuran 23 meter x 6 meter di Sungai Tawaran, Dusun Tawaran, Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo sudah diawali dengan peletakan batu pertama pada Minggu (5/4).
Selain di Desa Napis, lanjutnya, pembangunan jembatan juga akan dilakukan di Desa Kepoh, Kecamatan Kepohbaru, Desa Sambongrejo, Kecamatan Sumberejo, Desa Sekaran dan Desa Ngaglik, Kecamatan Kasiman.
Kemudian, di Desa Kacangan, Kecamatan Malo, Desa Soko, Kecamatan Temayang, Desa Pragelan, Kecamatan Gondang dan dua jembatan di Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo.
"Selain menjadi penghubung antarwilayah, jembatan tersebut sebagai jalur aktivitas masyarakat termasuk anak sekolah dan meningkatkan perekonomian," terangnya.
Ia menambahkan, usulan pembangunan jembatan tersebut sudah berjalan pada 2025 yang setelah dilakukan survei mendapatkan persetujuan dari Satuan Tugas (Satgas) TNI AD untuk dibangun pada 2026.
Dalam proses pembangunan jembatan, lanjut dia, akan dilaksanakan secara swakelola yakni kerja sama TNI dengan pemerintah desa dan didukung secara swadaya oleh masyarakat, terutama di wilayah yang sulit dijangkau kendaraan berat.
"Harapannya tahun ini bisa selesai semua, namun dalam pembangunan jembatan juga memperhatikan keselamatan dan kondisi cuaca yang dapat mempengaruhi pengerjaan jembatan," katanya.
Pewarta: Muhammad YazidEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.