Ngawi (ANTARA) - Ratusan orang jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Ngawi, Jawa Timur menjalani penyuntikan vaksin meningitis dan polio sebagai rangkaian dari persiapan menunaikan ibadah haji 2026.

Kepala Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Ngawi Masun Azali di Ngawi, Kamis, mengatakan penyuntikan vaksin dilakukan secara bertahap, karena menyesuaikan jadwal dengan pihak puskesmas serta menyesuaikan dengan kondisi kesehatan calon haji.

"Untuk pemberian vaksin meningitis dan polio, kami bekerja sama dengan Dinkes Ngawi. Pelaksanaan dilakukan di puskesmas masing-masing," ujar Masun.

Menurutnya, selain vaksin meningitis dan polio, pemerintah Arab Saudi juga mewajibkan calon haji untuk mendapatkan vaksin COVID-19 dan Influenza. Namun rata-rata jamaah sudah menerima vaksin COVID-19 sebelumnya, maka saat ini fokus pada pemberian vaksin meningitis dan polio.

Pihaknya menjelaskan bahwa vaksinasi tersebut memiliki peran penting dalam melindungi jamaah dari risiko penyakit menular selama berada di Arab Saudi. Dengan demikian harapannya jamaah tetap sehat dan dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar.

Sesuai data, jumlah calon haji asal Ngawi yang akan berangkat pada tahun 2026 ini mencapai sebanyak 478 orang. Mereka terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 22 dan Kloter 23.

Sesuai jadwal, para calon haji asal Kabupaten Ngawi dijadwalkan masuk Embarkasi Surabaya pada  27 April 2026.

Kantor Kemenhaj Ngawi mengimbau jamaah agar menjaga pola hidup sehat, di antaranya dengan memperbanyak olahraga ringan seperti jalan kaki, mengatur pola makan, serta memiliki waktu istirahat yang cukup. Upaya-upaya tersebut itu diharapkan bisa menjaga kondisi tubuh tetap sehat selama menjalankan rangkaian ibadah haji.



Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026