Surabaya (ANTARA) - Kepolisian Daerah Jawa Timur mulai melaksanakan rekrutmen anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun Anggaran 2026 dan mengimbau peserta serta orang tua mewaspadai praktik percaloan selama proses seleksi berlangsung.

"Seluruh tahapan tahapan kami laksanakan dengan prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel, dan humanis," kata Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Jatim Kombes Pol Sih Harno di Surabaya, Rabu.

Proses seleksi meliputi jalur Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama dengan total pendaftar sebanyak 6.464 orang yang terdiri atas 5.091 laki-laki dan 1.373 perempuan.

Dari jumlah tersebut, peserta yang telah terverifikasi sebanyak 5.126 orang, yakni 4.214 laki-laki dan 912 perempuan.

Sih Harno menjelaskan jalur Taruna dan Taruni Akpol diikuti lulusan SMA/MA sederajat yang akan menjalani pendidikan selama empat tahun di Akademi Kepolisian Semarang.

Sementara itu, jalur Bintara Polri diperuntukkan bagi lulusan SMA/MA sederajat hingga diploma tiga (D3) dan sarjana (S-1) yang akan menempuh pendidikan selama lima bulan di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Lemdiklat Polri), Pusat Pendidikan Intelijen (Pusdik Intel), serta Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim.

Adapun jalur Tamtama Polri diikuti lulusan SMA/SMK sederajat dengan masa pendidikan lima bulan di Sekolah Polisi Negara Polda Kalimantan Selatan dan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Penerimaan Taruna/i Akpol hanya melalui satu jalur, yaitu jalur reguler. Sedangkan Bintara dibuka melalui beberapa jalur sesuai kebutuhan organisasi dan kompetensi yang dibutuhkan Polri,” kata Kombes Harno.

Ia menyebut jalur Bintara Polri tahun ini dibuka melalui sejumlah formasi, seperti Bintara Tugas Umum (PTU), Intelijen, Polisi Perairan (Polair), serta Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus).

Untuk Bakomsus, formasi yang dibuka antara lain di bidang hubungan masyarakat (Humas), pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, gizi, akuntansi, teknik sipil, penyidik, tenaga kesehatan, hingga musik.

Selain itu, Polri juga membuka jalur Rekrutmen Proaktif (Rekpro) yang meliputi kategori prestasi, penghargaan, disabilitas, dan atlet SEA Games.

Sedangkan untuk jalur Tamtama, formasi yang dibuka terdiri atas Tamtama Brigade Mobil (Brimob) dan Tamtama Polair.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta seleksi untuk mengikuti seluruh tahapan dengan penuh semangat. Tunjukkan kualitas terbaik agar nantinya dapat lulus terpilih sesuai yang dicita-citakan,” tutur Kombes Harno.

Menurutnya, kunci kesuksesan adalah persiapan yang serius dan matang dan meminta peserta untuk percaya pada kemampuan diri sendiri.

“Kami ingatkan kepada orang tua maupun wali peserta agar tidak percaya kepada calo atau siapapun yang menjanjikan masuk Polri dengan imbalan uang. Apabila menemukan hal-hal yang tidak sesuai aturan, silakan laporkan,” katanya.

Polda Jatim menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan mengedepankan kemampuan peserta serta meminta masyarakat segera melapor jika menemukan praktik percaloan atau penyimpangan dalam tahapan rekrutmen.



Pewarta: Willi Irawan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026