Puncak arus balik terjadi pada H+7 Lebaran atau 29 Maret 2026 dengan jumlah 13.814 penumpang

Surabaya (ANTARA) - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak mencatat arus balik angkutan laut Lebaran 1447 Hijriah/2026 di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mencapai lebih dari 13 ribu orang dalam satu hari.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak Agustinus Maun mengatakan bahwa berdasarkan data operasional, total penumpang arus balik 2026 tercatat sebanyak 59.676 orang atau meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 40.312 orang.

"Puncak arus balik terjadi pada H+7 Lebaran atau 29 Maret 2026 dengan jumlah 13.814 penumpang dan menjadi pergerakan tertinggi selama periode ini," kata Agustinus Maun dalam keterangannya di Surabaya, Selasa.

Ia menjelaskan, bahwa peningkatan jumlah penumpang telah diantisipasi melalui berbagai langkah operasional dan  memastikan seluruh proses layanan arus balik berjalan aman, selamat, tertib serta lancar.

Selain itu, pihaknya juga melakukan optimalisasi fasilitas terminal serta pengaturan alur penumpang dan kendaraan secara lebih efektif guna menghindari kepadatan.

Lebih lanjut, ia menambahkan, secara keseluruhan, total pergerakan penumpang selama periode angkutan laut Lebaran 2026, baik arus mudik maupun balik, mencapai 145.968 orang atau meningkat 28,57 persen.

"Jika dibandingkan tahun sebelumnya itu total sebanyak 113.528 orang," tuturnya.

Sementara itu, Branch Manager Kalimas PT Pelindo Multi Terminal Ana Adiliya menyebut sejumlah pelabuhan menjadi tujuan favorit penumpang selama arus balik tahun ini.

“Tujuan dari dan menuju Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, Lembar, Kumai, Batulicin, Labuan Bajo, Ende, Waingapu, Masalembo,” katanya.

Ia menjelaskan pihaknya memastikan kesiapan fasilitas terminal, mulai dari tambatan kapal, ruang tunggu, hingga area buffer kendaraan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

Bahkan, pihaknya juga memberikan perhatian khusus kepada penumpang prioritas seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, ibu menyusui, serta penumpang dengan balita.

Selain itu, lanjutnya, data operasional mencatat kedatangan penumpang tertinggi terjadi pada 19 Maret 2026 (H-2 Lebaran) sebanyak 11.437 orang, sedangkan untuk keberangkatan, tertinggi pada 29 Maret 2026 (H+7) yang mencapai 8.012 orang.

"Penumpang terbanyak tercatat berasal dari dan menuju Pelabuhan Balikpapan, baik untuk arus turun maupun arus naik," ucapnya.

Selama periode tersebut, kata Ana, tercatat 234 kapal tiba dan 233 kapal berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak dengan rata-rata kunjungan sekitar 14 kapal per hari.

Adapun perusahaan angkutan laut dengan kontribusi penumpang terbesar, lanjutnya, adalah PT Dharma Lautan Utama dengan jumlah 81.068 penumpang atau 55,54 persen dari total pergerakan.

Sementara, menurut dia, pada H+8 Lebaran atau 30 Maret 2026, sebanyak 15 kapal penumpang jenis RO-RO juga melakukan embarkasi dan debarkasi di Terminal Jamrud Utara dan Terminal Surabaya Veem.

Ia menambahkan, untuk kondisi cuaca selama periode arus mudik maupun balik, terpantau cerah berawan dengan tinggi gelombang sekitar 0,1 meter dan kecepatan angin 10 knot.

"Sehingga dengan kondisi tersebut tidak tercatat adanya penundaan keberangkatan kapal," tuturnya.



Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026