Surabaya (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto melakukan patroli udara guna memastikan arus balik Lebaran 2026 di wilayah setempat tetap aman dan kondusif setelah Operasi Ketupat Semeru 2026.
"Hari ini Bapak Kapolda Jatim melakukan pemantauan melalui udara dalam rangka KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan) setelah Operasi Ketupat Semeru 2026, mengingat masih adanya arus balik Lebaran," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast di Surabaya, Jumat.
Ia menjelaskan patroli udara tersebut mencakup pemantauan jalur nasional dari Ngawi hingga Banyuwangi, baik jalan arteri, jalan tol, maupun sejumlah lokasi wisata yang mengalami peningkatan mobilitas masyarakat.
Menurutnya, meski terjadi peningkatan arus kendaraan keluar-masuk Jatim selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru mulai 13-25 Maret 2026, kondisi kamtibmas tetap terkendali tanpa gangguan menonjol.
Selain itu, kepadatan lalu lintas yang sempat terjadi di sejumlah titik ruang jalur dapat segera diurai sehingga arus kendaraan kembali lancar.
Menurut dia, keberhasilan Operasi Ketupat Semeru 2026 juga tercermin dari penurunan angka kecelakaan lalu lintas hingga 37 persen, dari 1.188 kejadian sebelum operasi menjadi 751 kejadian selama 13 hari pelaksanaan.
Polda Jatim mengimbau masyarakat memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk mengatur waktu perjalanan arus balik guna menghindari penumpukan kendaraan.
Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan darurat 110 bebas pulsa yang siaga 24 jam guna mendapatkan bantuan kepolisian.
Pewarta: Willi IrawanEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026