Surabaya (ANTARA) - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengumumkan 68 kandidat penerima golden ticket 2026 dari 3.855 pendaftar yang berasal dari 1.690 sekolah di seluruh provinsi di Indonesia melalui seleksi ketat berbasis kuadran.

"Kuadran ini menggambarkan kombinasi antara capaian akademik atau yang kita sebut Akademik Excellent dan Prestasi Excellent, sehingga penilaian dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan adil," kata Rektor Unair, Prof Muhammad Madyan di Surabaya, Jumat.



Rektor menjelaskan tingginya jumlah pendaftar mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan Unair.

Dari hasil seleksi awal, sebanyak 207 siswa masuk dalam Kuadran 1 dan 68 siswa berada di Kuadran 2.

Ia merinci Kuadran 1 merupakan peserta dengan capaian akademik dan nonakademik sangat baik. Sementara Kuadran 2 terdiri atas peserta dengan capaian akademik baik dan prestasi nonakademik sangat baik.

Selanjutnya, Kuadran 3 diisi peserta dengan capaian akademik standar, sedangkan Kuadran 4 merupakan peserta dengan capaian akademik sangat baik, namun prestasi nonakademik standar.

"Bagi peserta yang masuk di dalam kuadran 2, itulah yang diusulkan untuk mendapatkan golden ticket jalur SNBP," ujarnya.

 



Para kandidat tersebut, kata dia, saat ini diusulkan kepada Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) di Jakarta untuk diproses lebih lanjut.

Ia mengingatkan siswa yang belum lolos agar tetap optimistis, karena masih tersedia jalur lain, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan jalur mandiri dengan berbagai skema.

"Di mana pun nantinya kita menempuh pendidikan selanjutnya adalah merupakan skenario terbaik dari Allah SWT, tugas kita hanya jangan pernah berhenti berikhtiar dan berdoa. Jangan berputus asa, karena masih ada banyak jalur untuk masuk ke Universitas Airlangga," ujarnya.



Pewarta: Willi Irawan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026