Kediri (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri, Jawa Timur, mengimbau masyarakat bijak mengelola keuangan usai Lebaran 2026, dengan menekankan pentingnya disiplin dalam pengelolaan keuangan.

Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri mengemukakan Idul Fitri adalah momen kembali ke fitrah, termasuk dalam mengelola keuangan.

“Mari jadikan momen setelah Lebaran ini sebagai awal untuk lebih disiplin, lebih terencana dan lebih bijak dalam setiap keputusan keuangan, agar kondisi keuangan keluarga tetap sehat dan stabil,” katanya dalam keterangannya di Kediri, Kamis.

Pihaknya juga intensif memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan. OJK Kediri terus berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan tersebut.

Menurut dia, edukasi ini penting untuk memastikan masyarakat dapat memanfaatkan layanan keuangan secara bijak, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.

Dirinya mengungkapkan, edukasi bukan hanya dilakukan setelah libur Lebaran 2026, namun saat Ramadhan pun juga gencar dilakukan dengan kampanye nasional Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah).

Kegiatan yang mengusung tema “Membuka jalan kebaikan bersama keuangan syariah” ini bertujuan untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah. Hal ini juga sejalan dengan momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Sementara itu, sejumlah kegiatan saat Ramadhan yang dilakukan dengan menyasar pelajar, santri hingga masyarakat umum di antaranya School of Syariah (SOS) untuk 200 pelajar SMP di Kabupaten Ngawi.

Ada juga program Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah (Sakinah) yang menyasar kalangan pondok pesantren seperti di Pesantren Lirboyo Kediri, Pondok Pesantren Mamba'ul Hikam Kabupaten Blitar.

OJK juga mengadakan gelar wicara keuangan syariah (TKS) yang disiarkan setiap pekan selama Ramadhan 1447 H, dengan tema kewaspadaan terhadap penipuan transaksi keuangan, pengelolaan tunjangan hari raya (THR), pemanfaatan layanan paylater secara bijak, serta pengelolaan keuangan setelah Idul Fitri.

Selain kegiatan edukasi, OJK Kediri juga memberikan santunan kepada anak yatim serta pembagian paket takjil dan flyer edukasi kepada masyarakat di Kota Kediri.

Sementara itu, dalam pelaksanaan School of Syariah dan Sakinah juga telah dilakukan pembukaan rekening tabungan syariah bagi para peserta sebanyak 400 rekening.

"Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong generasi muda dan para santri untuk mulai mengenal, mengakses, serta memanfaatkan produk dan layanan keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari," kata Ismi, sapaan akrabnya.

 



Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026