Madiun (ANTARA) - Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun bersama Forkopimda melepas keberangkatan tujuh unit bus yang mengangkut ratusan pemudik dalam program balik Lebaran 2026 secara gratis yang digelar pemerintah kota setempat.
Bagus mengatakan program balik gratis tersebut merupakan bentuk dukungan dan kepedulian Pemkot Madiun kepada masyarakat perantau agar bisa kembali dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya tambahan. Dari tujuh bus yang diberangkatkan, lima bus disediakan oleh Pemerintah Kota Madiun dan dua bus merupakan dukungan dari Pelindo yang bekerja sama dengan Pemkot.
"Untuk saat ini ada tujuh bus yang disediakan. Terinci, lima bus dari Pemkot dan dua bus dari Pelindo yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Madiun. Total ada sekitar 350 peserta arus balik gratis Pemerintah Kota," ujar Plt Wali Kota Bagus Panuntun di Madiun, Selasa (24/3/2026).
Menurutnya, program balik gratis itu melayani dua rute utama, yakni tujuan Jakarta sebanyak tiga bus dan tujuan Surabaya sebanyak empat bus. Hal ini guna mempermudah akses transportasi warga yang kembali ke perantauan.
"Kita memfasilitasi masyarakat Kota Madiun yang ingin balik ke dua arah saat ini, yakni di Jakarta sebanyak tiga bus, terus kemudian di Surabaya sebanyak empat bus. Jadi bagaimana Pemerintah Kota berkomitmen untuk memberikan pelayanan sesuai dengan misi Madiun Kota Melayani," katanya.
Bagus menambahkan, program yang diselenggarakan Pemkot Madiun tahun ini memang hanya menyediakan layanan arus balik gratis, berbeda dengan program sebelumnya yang juga menyediakan mudik gratis.
Hal tersebut disebabkan adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, sehingga pemerintah daerah tetap menjalankan program pelayanan masyarakat dengan menyesuaikan kapasitas yang ada.
"Kita tahun ini hanya bisa balik gratis saja karena kemarin efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat. Sehingga kita tidak menghilangkan programnya tetapi kita hanya mengurangi saja. Dan alhamdulillah hari ini Pelindo juga ikut mendukung balik gratis bersama Pemerintah Kota," kata dia.
Salah satu peserta arus balik gratis, Ghalia Farras (18), mengaku bersyukur bisa mengikuti program tersebut meski awalnya tidak mendapatkan kuota.
"Ini dari Madiun mau ke Jakarta. Kebetulan saya masih kebagian dan bisa ikut. Ini dadakan, karena tadinya itu enggak kebagian. Ternyata ada informasi kalau masih ada kursi yang kosong," katanya.
Ia menilai program arus balik gratis sangat membantu masyarakat karena dapat menghemat biaya perjalanan kembali ke perantauan.
Pihaknya berharap agar fasilitas dari Pemkot Madiun tersebut terus ditingkatkan setiap tahunnya. Sehingga semakin banyak warga yang menggunakan transportasi massal saat momen mudik ataupun balik lebaran.
Sementara, saat melepas keberangkatan bus balik gratis tersebut, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun juga menyempatkan diri menyapa masyarakat yang memanfaatkan program tersebut. Pihaknya juga memberikan bingkisan oleh-oleh kepada peserta.
Program balik gratis Lebaran 2026 tersebut selain memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan angkutan balik juga bertujuan mengurangi risiko kecelakaan, utamanya motor, serta menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan lancar.
Pewarta: Louis Rika StevaniEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026