mari kita jaga persatuan dan ukhuwah, baik sesama umat Islam maupun dengan umat lainnya

Surabaya (ANTARA) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Timur menekankan pentingnya persatuan dan kepedulian dalam perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Wakil Ketua Bidang Pesantren DPD Golkar Jawa Timur yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Dr. KH. Ma’ruf Syah, di Surabaya, Sabtu, dalam khutbahnya menyampaikan bahwa Ramadhan telah mendidik umat Islam menjadi pribadi yang penuh kepedulian serta menjauhi perilaku saling menyakiti dan mencela.

Dalam shalat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 yang digelar di Masjid Al Mujahidin, Surabaya, ia  mengingatkan bahwa orang yang merugi di akhirat adalah mereka yang berbuat zalim dan merugikan orang lain, karena amal kebaikannya akan diberikan kepada pihak yang pernah dizalimi.

“Melalui momentum Idul Fitri ini, mari kita jaga persatuan dan ukhuwah, baik sesama umat Islam maupun dengan umat lainnya. Kita wujudkan kehidupan yang rukun dan harmonis,” ujarnya.

Sementara itu, panitia pelaksana Ramadan, Nurkholis, mengatakan Masjid Al Mujahidin DPD Golkar Jawa Timur telah menggelar berbagai kegiatan selama bulan suci, di antaranya pembagian takjil yang diawali dengan kajian kitab kuning.

Kajian tersebut menghadirkan sejumlah ustaz dan ustazah internal partai, seperti Kyai Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), KH. Ma’ruf Syah, Hj. Mitroatin, serta beberapa ustaz dari pondok pesantren di Gresik dan Sidoarjo.

Menurut dia, kajian kitab kuning tersebut merupakan program perdana yang akan dijadikan agenda rutin setiap Ramadhan, selain kegiatan mengaji tahsin yang dilaksanakan setiap Kamis.



Pewarta: Willi Irawan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026